Jabar Tekan Kasus Difteri Melalui Vaksin Menyeluruh di Kota dan Kabupaten

Vaksi difteri (foto: liputan6)

INFONAWACITA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Dinas Kesehatan, terus berupaya untuk menekan terjangkitnya kembali kasus difteri. Beberapa waktu lalu penyakit ini muncul lagi di sejumlah kota dan kabupaten di Jabar.

Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Dodo Suhendar mengatakan, pada tahun 2018 ini pemberian Outbreak Response Imunization (ORI) dilakukan di 13 kota dan kabupaten di Jabar. Dari sebelumnya hanya 5 wilayah, yaitu di Karawang, Purwakarta, Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Sukabumi.

“Untuk tahun ini kita tambah. Di antaranya di Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bogor,” ujar Dodo seperti yang diinformasikan dalam Jabarprov.go.id Senin,(08/01).

Lindungi Masyarakat dari Difteri

‎Menurut Dodo, masyarakat Jabar yang belum mendapatkan vaksin difteri, termasuk mereka yang lahir sebelum tahun 1977. Alasannya karena sebelum tahun tersebut, belum ada vaksin difteri. Untuk itu pemberian kembali vaksin sebagai upaya memutus, jangan sampai korban akibat difteri menjadi lebih banyak.

“Untuk di daerah-daerah yang posiitif KLB dipastikan ada ORI. Tapi ada juga daerah yang melaksanakan kasuistik. Seperti ada kasus difteri di satu kecamatan. Maka kecamatan tersebut dan perbatasan wilayahnya diberikan vaksin,” tuturnya. (RA/zh)