Jabar Siap Wujudkan Sekolah Ramah Anak Bebas Kekerasan

Ilustrasi sekolah ramah anak bebas kekerasan (foto: educenter.id)

INFONAWACITA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat berkomitmen untuk mewujudkan sekolah ramah anak berbasis bebas kekerasan. Hal tersebut dikatakan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher).

“Kita akan jadikan seluruhnya bukan percontohan. Tidak ada yang namanya kekerasan baik di rumah maupun sekolah,” ujar Aher usai mengikuti upacara Peringatan Hari Guru Tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate Bandung pada Senin (27/11).

Ia menyebutkan justru kekerasan antara anak dengan orang tua yang berada di rumah sulit dikendalikan karena bersifat tertutup, maka jika terjadi kekerasan di sekolah bisa diselesaikan dengan baik. Misalnya anak atau siswa bisa melaporkan tindakan kekerasan tersebut kepada gurunya.

“Jika terjadi kekerasan di sekolah bisa langsung diselesaikan sehingga anak menjadi nyaman dengan melapor ke gurunya kemudian diselesaikan bersama orangtuanya. Jadi kita ingin membangun sekolah ramah anak di mana-mana,” jelasnya seperti yang diinformasikan dalam laman jabarprov.go.id.

Sekolah sebagai Rumah Kedua

Aher menyebutkan, sekolah bisa dijadikan sebagai rumah ke dua bagi para siswa atau anak karena memiliki kenyamanan untuk belajar.

“Bedanya kalau di rumah bisa diawasi oleh ibu atau kedua orang tua sedangkan di sekolah bisa diawasi langsung oleh guru,”katanya.

Dia berharap konsep sekolah ramah anak ini terus digulirkan dan dimatangkan karena perlu ada pengkajian. Sehingga ke depannya tidak akan ada lagi kekerasan di lingkungan sekolah.

“Kita rancang agar tidak ada lagi kekerasan apapun di sekolah yang ada hanyalah belajar dalam konteks kasih sayang, transfer ilmu pengetahuan, dan transfer moral atau kepribadian,” tuturnya. (RA/yi)