ISIS Mengklaim Bertanggung Jawab Atas Teror di Istanbul

INFONAWACITA.COM – Kelompok ISIS mengklaim sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan brutal di sebuah klub malam di Istanbul pada malam pergantian tahun, Minggu (1/1), yang telah menewaskan 39 orang dan melukai sedikitnya 69 orang lainnya. Namun, ISIS tidak memberikan bukti cukup atas klaim tersebut.

“Dalam kelanjutan dari operasi diberkati, yang dilakukan ISIS melawan Turki, seorang prajurit dari kekhalifahan berani menyerang salah satu klub malam paling populer saat Kristen merayakan liburan mereka,” demikian sebuah pernyataan yang diposting ke Twitter, sebagaimana dikutip dari CNN, Senin (2/1).

Klaim, yang datang sehari dan setengah setelah serangan itu, tidak dapat diverifikasi. ISIS tidak memberikan bukti yang cukup untuk membuktikan bahwa penyerang melakukan serangan atas nama mereka. Dalam pernyataannya, mereka menambahkan, “Pemerintah murtad Turki harus tahu bahwa darah Muslim yang terbunuh oleh pesawat dan artileri Turki akan dibakar di dalam negara mereka.”

Pernyataan itu tidak berisi informasi apapun tentang penyerang. Partai Pekerja Kurdistan atau PKK, sebelumnya mengeluarkan pernyataan bahwa mereka tidak terkait dengan serangan teror tersebut. “Tidak ada pasukan Kurdi yang terkait dengan serangan ini,” kata pernyataan itu. PKK menyebutkan mereka tidak berjuang dengan cara membunuh orang tidak berdosa dan penduduk sipil.

Hingga kini otoritas Turki melanjutkan perburuan pria yang dipercaya bertanggung jawab atas serangan berdarah di Istanbul. Di antara korban yang jatuh akibat serangan pria bersenjata tersebut, sebagian adalah warga negara asing yang berasal dari 14 negara, antara lain India, Morocco, Jordan, Canada, Russia, Tunisia, Saudi Arabia and Kuwait.(AR)