Inilah Daftar Nama Terduga Teroris Kelompok Bekasi

INFONAWACITA.COM – Kadivhumas Polri Pol Boy Rafli Amar menyatakan Densus 88 telah menangkap total 11 orang terduga teroris jaringan Bekasi yang merencanakan pengeboman Istana Negara pada Minggu (11/12) lalu.

“Total ada 11 orang yang diamankan. Mereka teridentifikasi dalam satu jaringan,” ungkap Irjen Boy Rafli, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (15/12). Berikut nama-nama terduga teroris dan peran masing-masing:

  1. M Nur Solihin (MNS), 26, ditangkap Sabtu (10/12) di jalan layang Kalimalang, Bekasi, berperan sebagai pimpinan jaringan.
  2. Agus Supriyadi (AS) alias Agus bin Panut Harjo Sudarmo, 36, ditangkap bersama Nur Solihin. Berperan menyewa mobil rental untuk mengantar bom ke Bekasi.
  3. Dian Yuli Novi (DYN) alias Ayatul Nissa Binti Asnawai, 27, ibu rumah tangga yang berperan sebagai pelaku bom bunuh diri dengan target Istana Negara, ditangkap di rumah kontrakannya Bintara Jaya, Bekasi, Sabtu.
  4. Suyanto, 40, alias Abu Iza alias Abu Daroini Bin Harjo Suwito,  ditangkap di Sabrang Kulon Matesih, Kabupaten Karanganyar, Solo, Jawa Tengah pada Sabtu malam. Profesi petani. Berperan menyediakan rumahnya menjadi tempat untuk merakit bom, mengantar bom tersebut dari rumahnya ke pom bensin dekat waduk di Karanganyar untuk diserahkan ke MNS dan AS.
  5. Khafid Fatoni (KF) alias Toni bin Rifai, mahasiswa IAIN Surakarta, berperan membuat bahan peledak TATP di rumahnya di Ngawi berdasarkan panduan dari Bahrun Naim melalui komunikasi Internet. Ditangkap di Ngawi, Minggu (11/12).
  6. Wawan Prasetyawan (WP) alias Abu Umar bin Sakiman, 24, buruh bangunan ditangkap di Klaten, Jawa Tengah, Minggu, berperan sebagai orang yang menyimpan bahan peledak atas perintah MNS.
  7. Arinda Putri Maharani (APM) alias Arinda Binti Winarso, 25, ibu rumah tangga yang berperan menerima dana untuk membuat bom. Ditangkap di Solo, Minggu.
  8. Imam Syafii, 33, terindikasi sebagai pelaku teror di Toko Alfamart, Solo pada 5 November dan teror di Candi Resto, Solo Baru pada 3 Desember 2016.
  9. Sumarno, 44, ditangkap di Klaten.
  10. Sunarto, 30, dari Karanganyar, Jawa Tengah, berperan sebagai pelaku teror di Candi Resto, Solo Baru.
  11. TS alias UA, ibu rumah tangga yang diduga terlibat memberikan motivasi kepada para terduga teroris untuk berjihad. Ditangkap Kamis sekitar pukul 04.30 WIB, di rumah kontrakan Jalan Padasuka, Babakan Jawa RT 03 RW 10 Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.(AR/ANT)