Ini Salah Satu Penyebab Lambatnya Pembangunan Jalur KA di Kalimantan

pengerjaan jalur rel. foto: Media Indonesia

INFONAWACITA.COM – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan salah satu penyebab proyek pembangunan rel kereta api Kalimantan tak berjalan mulus.

Salah satu hambatan dari pembangunan proyek tersebut adalah anjloknya harga batu bara dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini membuat investor yang akan membangun proyek ini menahan keinginannya.

Sebab, salah satu tujuan pembangunan rel kereta tersebut adalah untuk mengangkut komoditas bata bara.

“Saya pikir yang agak ini itu proyek kereta api karena kereta itu ada beberapa, kereta api Kalimantan yang diinisiasi swasta, cuma karena harga batu bara belum baik maka belum dilaksanakan,” ujar Menhub seperti dikutip melalui laman liputan6.com di Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Baca Juga: ( Libur Imlek Daop 5 Tidak Jalankan KA Tambahan, Ini Gantinya )

Padahal, pembangunan rel kereta api ini masuk dalam proyek strategis nasional (PSN).

Meski tidak ada berjalan mulus, Pemerintah belum akan mencoret kereta api Kalimantan ini dari daftar proyek strategis nasional.

Sebab, pemerintah masih melihat kemungkinan proyek tersebut bisa terwujud.

“Tidak dicoret, karena mereka minta jaminan dan kita tidak bisa beri,” dia meyakini.

Segera Terlaksana

Menurut dia, jika nantinya harga batu bara mulai mengalami perbaikan dan bisnis di sektor pertambangan di Kalimantan kembali menggeliat, diharapkan proyek kereta api ini bisa segera terlaksana.

“Saya belum bicara detail dengan itu, kerena dari investornya selalu datang tapi di akhirnya selalu minta jaminan pemerintah. Itu saya akan finalisasi lagi. Karena kan sebenarnya antara kita ingin dengan tidak mau memberikan suatu jaminan. Jadi biarkah itu di situ, siapa tahu nanti pada saat harga batu bara bagus mereka akan mau tanpa jaminan. Itu aja, antara ingin tapi saya juga meniadakan inproyek strategis nasional,” tambahnya.