Ini Lima Pernyataan Pemerintah Terkait Keputusan AS

Presiden Jokowi saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-12 Asia Timur yang digelar pada Selasa, 14 November 2017, di Philippine International Convention Center (PICC), Manila, Filipina. (foto: Biro Pers Setpres)

INFONAWACITA.COM – Pemerintah Indonesia mengecam keras keputusan Pemerintah AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang akan memicu guncangan stabilitas keamanan dunia.

“Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel,” kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (7/12).

Indonesia, lanjut Presiden Jokowi, meminta AS mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

“Keputusan itu telah melanggar berbagai resolusi di PBB yang AS menjadi anggota, dan ini bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia,” kata Presiden Jokowi.

Berikut Lima Pernyataan Pemerintah:
  1. Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak AS terhadap Herusalem sebagai Ibu Kota Israel dan meminta AS mempertimbangkan kembali keputusan tersebu.
  2. Pengakuan Sepihak tersebut telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB yang Amerka Serikat menjadi anggota tetapnya serta bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia.
  3. Saya dan Rakyat Indonesia tetap konsisten untuk terus bersama rakyat Palestina untuk memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya sesuai dengan amanah Pembukaan UUD 1945
  4. Dalam beberapa hari ini, Pemerintah Indonesia telah berkomunikasi dengan negara-negara OKI agar OKI mengadakan sidang khusus tentang masalah pengakuan sepihak ini pada kesempatan pertama. Dan meminta PBB untuk segera bersidang menyikapi pengakuan sepihak AS.
  5. Saya Memerintahkan Menlu untuk memanggil Dubes AS untuk langsung menyampaikan sikap Pemerintah Indonesia. (ANT/HG)