Ini Dia Produk Pangan Indonesia yang Bisa Ikut Tangani Stunting

Kepala Kantor Staf Kepresidenan cicipi produk LIPI yang sekaligus juga bisa menjadi pencegah stunting. (Foto: KSP)
Kepala Kantor Staf Kepresidenan cicipi produk LIPI yang sekaligus juga bisa menjadi pencegah stunting. (Foto: KSP)

INFONAWACITA.COM – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Subang menyambut baik pemerintah yang terus mendorong agar persoalan stunting dapat teratasi dengan baik. Salah satunya melalui pendekatan teknologi pangan.

“Pencegahan stunting menjadi salah satu komitmen kami. Ini bisa ditunjukkan dengan pengembangan teknologi pangan fungsional berbasis bahan baku lokal. Salah satunya adalah produk Banana Bar yang telah dicicipi oleh Presiden Jokowi beberapa waktu lalu,” kata Kepala LIPI Laksana Tri Handoko.

Untuk diketahui bahwa Banana Bar (Pro Barz) merupakan salah satu produk pangan fungsional yang dihasilkan oleh PPTTG LIPI. Pada 4 Juli 2018 lalu, produk ini juga sempat dicicipi oleh Presiden Jokowi dan Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim dalam kunjungannya ke Bogor, Jawa Barat.

“Selain Banana Bar, kami juga menghasilkan produk lainnya seperti Banana Flake, Mie Non Gandum, dan produk lainnya yang merupakan produk pangan fungsional. Kami berharap berbagai produk itu mampu membantu dalam penanganan stunting di Indonesia,” tutur Kepala PPTTG LIPI Pramono Nugroho.

Dijelaskan Pramono, pengembangan pangan fungsional sengaja memanfaatkan potensi sumber daya alam lokal, sehingga memudahkan dalam proses produksinya, khususnya bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bermitra dan memanfaatkan teknologi LIPI.

“Kami mendorong UMKM dan masyarakat setempatlah yang menjadi sasaran teknologi pangan fungsional LIPI ini agar produk pangan terjangkau dengan mudah. Hasilnya adalah masyarakat mendapat asupan pangan yang bergizi tinggi dan upaya pencegahan stunting bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan cicipi produk LIPI yang sekaligus juga bisa menjadi pencegah stunting. (Foto: KSP)
Kepala Kantor Staf Kepresidenan cicipi produk LIPI yang sekaligus juga bisa menjadi pencegah stunting. (Foto: KSP)
Dorong Genjot Produk Subang

Dalam kesempatan itu juga, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang berkunjung ke LIPI Subang menyampaikan apresiasinya. Khususnya atas kerja nyata LIPI dalam membantu masyarakat melalui pengaplikasian teknologi pangan untuk menangani stunting.

“LIPI dapat memanfaatkan buah nanas dalam pengembangan teknologi pangan, khususnya di Subang.” kata Moeldoko, terkait produk perkebunan unggulan yang menjadikan Subang lekat dengan sebutan ‘Kota Nanas’ itu.

Sebagian besar penduduk di kota ini memang dikenal sebagai petani buah nanas. Sejak dulu, nanas madu menjadi komoditas utama bagi kota Subang dan terkenal hingga seluruh pelosok Indonesia.

Selain itu Moeldoko juga berpesan agar LIPI dapat lebih terbuka lagi kepada masyarakat, lebih menghampiri, dan lebih membumi lagi. Sebabnya karena selama ini belum banyak masyarakat yang mengetahui program-program lembaga ilmu pengetahuan ini.

Dalam kunjungannya itu, Kepala Staf Kepresidenan RI juga didampingi oleh Mendikbud Muhadjir Effendy. Kunjungan kali ini melihat berbagai proses pembuatan produk pangan fungsional yang ada di PPTTG LIPI.

Proses produksi yang dilihat adalah proses pembuatan Banana Bar, Banana Flake, Mie Non Gandum, serta Jus Mix Aloevera. Selain itu, seperti dikutip dari keterangan resmi KSP dan LIPI, keduanya mengunjungi beberapa pilot plant. Antara lain Bakery (Food Bar dan Bafle), Buah dan Sayur, dan Mie Non Gandum.