Ini Cerita Pelajar Yang Menolak Sepeda Pemberian Presiden

Ilustrasi Presiden Bagikan Sepeda. foto: twitter @setkabgoid

INFONAWACITA.COM – Ade, atau Andreas Saingo pelajar Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menolak pemberian sepeda pemberian Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ditolaknya hadiah sepeda pemberian Presiden lantaran pelajar tersebut menginginkan hadiah lain.

Presiden Jokowi mengaku baru pertama kali hadiah sepedanya ditolak dan ditukar dengan bentuk lain.

Hal ini ia ceritakan dalam laman resmi Facebooknya Presiden Joko Widodo pada Senin (8/1).

“Baru sekali ini ada anak sekolah yang ingin menukar sepeda dari saya dengan hadiah lain. Namanya Ade, lengkapnya Andreas Saingo,” cerita Presiden.

Presiden ke-7 Republik Indonesia ini menjelaskan jika Ade naik ke panggung seusai Presiden membagikan Kartu Indonesia Pintar kepada 1.148 pelajar di Kota Kupang.

“Setelah menghafalkan sila-sila Pancasila, ia malah senyum-senyum. Kenapa senyum-senyum? Minta sepeda?” tanya Jokowi kepada Ade.

Namun, yang mengejutkan justru Ade menolak sepeda tersebut. “Tidak Pak,” ujar Ade.

Presiden pun menanyakan penolakan hadiah yang diberikannya kepada Ade. Ternyata cerita Presiden, Ade menginginkan sebuah laptop. “Laptop saja,” kata Ade.

Akhirnya mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun berjanji akan mengirimkan laptop ke Ade sesegera mungkin.

“Ya sudah, saya akan beri laptop untuk Ade. Saya akan kirim ke rumah atau ke sekolah, paling lama hari Selasa besok,” janji Presiden.

Presiden pun bangga dengan Ade yang tetap semangat untuk belajar walaupun dengan keterbatasan fisik.

“Saya maklum. Ade adalah seorang penyandang tuna netra, tapi semangatnya untuk belajar tetap tinggi. Setiap hari, sepulang sekolah, ia belajar di rumah lagi selama dua jam,” ujarnya.

Setiap Kunjungan Presiden

Presiden Jokowi memang kerap membagi-bagikan sepeda disetiap kunjungannya ke daerah diseluruh penjuru Indonesia. Biasanya sebelum membagikan sepeda Presiden Jokowi memberikan pertanyaan terlebih dahulu.

Pertanyaannya pun seputar pengetahuan kebangsaan seperti Pancasila, jumlah suku di Indonesia, dan jumlah pulau di Indonesia.

Sebelumnya ia pun menjelaskan jika pemberian sepeda kepada masyarakat Indonesia bukan hanya sekedar pemberian hadiah.

Namun, bagi mantan Wali Kota Solo ini, sepeda memiliki banyak makna yakni salah satunya sebagai simbol semangat dan pantang menyerah. (ANT/HG)