Ini Catatan BPS soal Surplus Neraca Perdagangan

INFONAWACITA – Neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus karena kinerja ekspor yang membaik pada Juni lalu. Nilai ekspor pada Juni lalu mencapai US$ 12,92 miliar dan terbesar sejak Juli tahun lalu.

Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin mengatakan, nilai ekspor sejak Januari 2016, tertinggi pada Juni 2016 dan melampaui nilai ekspor Juli tahun lalu yang hanya US$ 11,4 miliar.

Nilai ekspor pada Juni 2016 meningkat 12,18 persen dibanding nilai ekspor pada bulan lalu yang mencapai US$ 11,51 miliar. Sementara kegiatan impor pada bulan ini mencapai US$ 12,02 miliar, naik 7,86 persen dibanding Mei yang mencapai US$ 11,14 miliar.

Angka surplus neraca perdagangan pada Juni 2016 mencapai US$ 901 juta. Ini mengalami kenaikan jika dibandingkan pada bulan sebelumnya yang hanya mencapai US$ 375,6 juta.

Secara kumulatif, neraca perdagangan Januari hingga Juni 2016 mengalami surplus sebesar US$ 4,47 miliar. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan surplus semester I tahun lalu yang sebesar US$ 4,35 miliar. [KG]