Ini Alasan Reshufle Menurut Presiden Jokowi

Foto: Biro Pers Setpres

INFONAWACITA – Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan nama-nama menteri baru sebagai bagian dari tim kerja Presiden di Istana Negara, Rabu (27/7). Sore harinya Presiden langsung melantik dan mengambil sumpah 12 Menteri Negara dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Melalui akun resmi di Facebook yang beralamat facebook.com/Jokowi, Presiden menjelaskan alasan dibalik perombakan kabinet antara lain untuk merespon penguatan ekonomi nasional menghadapai tantangan ekonomi dan kompetisi global. “Sekali lagi saya tekankan semangat perombakan kabinet ini untuk penyegaran penguatan kinerja pemerintahan. Supaya kabinet kerja bisa lebih cepat, progresif, bekerja dalam tim yang solid dan saling mendukung dalam waktu yang secepat-cepatnya,” tulis Jokowi.

“Saya menyadari tantangan terus berubah dan membutuhkan kecepatan dalam bertindak, kecepatan kita dalam memutuskan. Kita harus melakukan hal-hal yang langsung dirasakan oleh rakyat, yang langsung dinikmati oleh rakyat dalam jangka pendek dan panjang” ujar Presiden.

Berikut nama para menteri yang dilantik dan menjadi bagian dari tim Kabinet Kerja 2014-2019:
1. Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan;
2. Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman;
3. Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan;
4. Muhajir Efendi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan;
5. Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian;
6. Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan;
7. Archandra Tahar, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral;
8. Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan;
9. Eko Putro Sanjoyo, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi;
10. Sofyan Djalil, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional;
11. Bambang Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas; dan
12. Asman Abnur, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengangkat Thomas Trikasih Lembong sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). [FP]