INASGOC Belum Bahas Tiket Uji Coba Asian Games 2018

Ketua INASGOC Erick Thohir. (foto: bola.com)

INFONAWACITA.COM – Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) belum menentukan penjualan tiket kejuaraan uji coba sembilan cabang olahraga Asian Games di Jakarta, Februari. Ketua INASGOC Erick Thohir mengatakannya di Jakarta, Jumat (12/1/2018).

“Soal tiket itu, kami akan membahasnya pada Selasa (16/1/2018) atau Rabu (17/1/2018). Bukan tidak ada tiket, tapi kami belum membahas itu,” kata Erick. Ia memberi pernyataan selepas mengikuti pertemuan Menteri Pemuda dan Olahraga dengan pengurus-pengurus induk cabang olahraga.

Erick mengatakan tiga cabang olahraga dalam kejuaraan uji coba Asian Games pada 10-24 Februari perlu mendapatkan perhatian Indonesia. Ini menyusul keikutsertaan yang minim dari negara-negara lain Asia.

“Sampai pekan kedua Januari, cabang olahraga bola basket, bola voli, dan sepak bola hanya diikuti kurang dari empat peserta dari Asia. Kami menargetkan Senin (15/1/2018) sudah ada tambahan peserta untuk tiga cabang olahraga itu,” kata Erick.

Persiapan lainnya

Kemudian, Erick juga menyinggung soal peran sukarelawan. Menurutnya, pengurus induk cabang olahraga akan terbantu oleh sekitar 1.500 orang sukarelawan dalam penyelenggaraan kejuaraan uji coba Asian Games nanti.

INASGOC bersama Dewan Olimpiade Asia (OCA), kata Erick, telah membahas penyiapan jalur khusus bagi atlet, ofisial, dan tamu-tamu penting Asian Games yang akan hadir pada Agustus.

“Kami akan menyiapkan jalur khusus bagi atlet, ofisial, dan tamu-tamu penting agar terhindar dari kemacetan di Jakarta. Deputi IV INASGOC akan mengatur lebih lanjut soal itu,” kata Erick, seperti dilaporkan Antara.

Pada rapat INASGOC dan OCA, Kamis (11/1/2018), Bidang Transportasi dan Keamanan INASGOC mengaku telah menyiapkan langkah antisipasi, terutama bagi tamu-tamu penting Asian Games terkait jalur perjalanan dari hotel atau wisma atlet menuju arena pertandingan.

INASGOC memastikan perjalanan para duta-duta olahraga akan lebih memperhatikan ketepatan waktu. Para atlet dan ofisial akan memiliki jalur khusus di jalan tol dalam kota dan beberapa titik jalan yang akan dijaga ketat oleh pihak keamanan. (*)