Humphrey Djemat: Empat Saksi Sidang Bukan Warga Kepulauan Seribu

Kuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama, Humphrey R. Djemat.(rmol)

INFONAWACITA.COM – Salah seorang Tim Kuasa Hukum Basuki Tjahja Purnama, Humphrey Djemat menyayangkan bahwa dari empat saksi pada persidangan Selasa (3/1) lalu tidak ada satupun saksi yang merupakan warga Kepulauan seribu.

Aneh sekali kan, mereka (warga kep.seribu) yang menyaksikan langsung akan tetapi tidak ada satupun warga dari kepulauan seribu yang melaporkan penistaan agama, apakah mereka itu tidak punya iman? Kan tidak mungkin?” kata Hamphrey ditemui di Rumah Lembang pada Rabu (4/1) lalu.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya akan mendatangkan warga dari Kepulauan seribu sebagai saksi “Pasti, pasti akan kita datangkan (warga kepulauan seribu) itu, kita tidak mau tutupin hal itu, karena terus terang mereka itu sangat penting bagi kesaksian kita,” katanya.

Sebelumnya kuasa hukum Ahok sempat mempertanyakan kredibilitas saksi-saksi yang didatangkan pada persidangan Selasa (3/1) lalu. Saksi-saksi yang juga sekaligus pelapor Ahok dalam dugaan penistaan agama ini dinilai tidak dapat didengar kesaksiannya di pengadilan dikarenakan banyaknya kejanggalan dalam latar belakang saksi. Misalnya saja kata Humphrey jelas-jelas ada saksi yang berafiliasi pada salah satu Paslon DKI Jakarta.

“Ini kan aneh, banyak kejanggalan dari saksi yang dihadirkan. Harusnya dipertanyakan mulai dari afiliasi politiknya dan ternyata ada satu saksi yang berafiliasi dengan salah satu calon gubernur. Memang tidak salah, jika saja Ahok bukan calon Gubernur. Inikan dia calon Gubernur,” kata Humphrey. (DS/HG)