Hasil Survei Populi Center Jawab Pertanyaan Fadli Zon tentang Kondisi Hidup

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon (Foto: Tirto.id)

INFONAWACITA.COM – Pertanyaan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengenai kondisi ekonomi Indonesia di bawah pemerintahan Jokowi-JK dijawab oleh hasil survei Populi Center yang dipublikasikan pada Kamis (2/11). Survei tersebut menyatakan sebanyak 67,1 persen masyarakat merasa kondisi perekonomian di Indonesia lebih baik dalam setahun terakhir.

Seperti diketahui sebelumnya, Fadli Zon mempertanyakan kondisi hidup saat ini kepada para penonton di studio pada acara “Rosi” di KompasTV.

“Adik-adik, hidup makin susah apa makin mudah?” tanya Fadli Zon kepada para penonton cara yang dipandu Rosiana Silalahi, Sabtu (28/10). Tidak disangka ternyata tanpa komando penonton pun menjawab mudah.

Mendengar jawaban itu, sontak Fadli Zon pun meminta jika harus dilakukan survei terhadap masyarakat lebih luas terkait jawaban penonton tersebut.

Pertanyaan Fadli Zon pun ternyata termuat dalam survei Populi Center yang diadakan 19-26 Oktober 2017. Hasilnya sebagian besar masyarakat puas dengan kondisi ekonomi dalam pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla selama tiga tahun ini. Menurut survey Populi Center secara keseluruhan 67,1 persen masyarakat merasa kondisi perekonomian di Indonesia lebih baik dalam setahun terakhir.

Survei itu juga menyebut jika 40,3 persen masyarakat menganggap kondisi perekonomian Indonesia sedikit lebih baik selama setahun terakhir. Sedangkan 26,8 persennya menjawab lebih baik dari setahun terakhir.

Kondisi ini pun berbanding lurus dengan jawaban keadaan ekonomi keluarga selama kurun waktu setahun terakhir. Sebanyak 24,6 persen responden menjawab jika kondisi ekonomi keluarga membaik dan 43,8 persen menjawab sedikit lebih membaik. Totalnya 68,4 persen menjawab jika kondisi perekonomian keluarga mengalami perbaikan.

Survei tersebut diikuti 1200 responden yang dipilih secara acak bertingkat. Margin of errornya sendiri ialah 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Besaran sampel tiap wilayah dialokasikan sesuai dengan proporsi populasi dari data sensus penduduk BPS.

Versi Pemerintah

Hal ini pun sejalan dengan Paparan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani. Puan menyebut selama tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK, pemerintah berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang dibuktikan dengan beberapa indikator.

Indikator pertama adalah melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus meningkat dari 68,9 pada tahun 2014 menjadi 69,5 pada tahun 2015, lalu meningkat menjadi 70,19 pada tahun 2016, dan 70,79 pada 2017.

“Sementara rasio Gini yang menunjukkan ketimpangan di Indonesia terus mengalami penurunan dari 0,414 pada 2014, 0,402 pada 2015, 0,394 pada 2016, dan 0,393 pada 2017,” kata Puan Maharani dalam konferensi pers tiga tahun Jokowi-JK di Gedung Binagraha, Jakarta Pusat, Senin (23/10).

Segala macam perbaikan ekonomi memang tengah dilakukan pemerintahan Jokowi-JK. Mulai dari deregulasi besar-besaran untuk memudahkan investor tertarik menanamkan investasinya di Indonesia, Roadmap Digital yang tengah disusun untuk bisa menjadi kekuatan ekonomi digital di dunia, ketahanan pangan hingga kedaulatan maritim.

Dibarengi dengan pembangunan infrastruktur yang gencar dan pemberian gizi anak serta biaya pendidikan diharapkan Indonesia bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia di tahun 2040 mendatang. (DS/yi)