Hari Kanker Sedunia, Ini Cara Deteksi Dini 5 Kanker Paling Banyak Menyerang Manusia

Ilustrai Hari Kanker Sedunia (Foto: Tribunnews)

INFONAWACITA.COM – Hari Kanker Internasional atau Hari Kanker Sedunia ini diperingati setiap 4 Februari untuk mengkampanyekan bagaimana cara melawan penyakit ini, juga untuk mendukung mereka yang sudah diagnosa menderita kanker.

Kanker sebenarnya lebih mudah untuk dilawan dengan adanya deteksi dini. Berikut ini seperti yang dilansir dari CNNIndonesia.com, Minggu (4/2/2018) cara mudah deteksi dini lima kanker yang paling banyak menyerang manusia.

  1. Kanker Payudara 
Ilustrasi Kanker Payudara

Berdasarkan dara dari SIRS 2010 kanker ini termasuk kanker yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia ada sekitar 28,7 persen dari seluruh penderita kanker ada di Indonesia.

Cara deteksi dini kanker payudara dengan SADANIS atau pemeriksaan payudara klinis oleh tenaga medis untuk melakukan SADARI yang bisa dilakukan di bidan, Puskesmas, atau rumah sakit.

Sementara untuk SADARI atau periksa payudara sendiri dapat dilakukan pada hari ke 7 sampai 10 dari hari pertama haid atau pada tanggal yang sama bagi yang sudah menopause. Gejala yang ditimbulkan kanker payudara adalah adanya benjolan, perubahan tekstur kulit dan adanya pengerasan seperti kulit jeruk.

2. Kanker Serviks
Ilustrasi Kanker Serviks

Kanker serviks atau kanker mulut rahim ini merupakan jenis kanker terbanyak yang dialami oleh perempuan. Deteksi yang bisa dilakukan untuk mengetahui adanya kanker serviks adalah dengan IVA atau inspeksi visual dengan asam asetat yang dapat dilakukan di bidan, Puskesmas, dan rumah sakit.

Selain IVA, para perempuan juga bisa melakukan PAP Smear yakni pemeriksaan keberadaan kanker dengan spekulum yang bisa dilakukan oleh dokter.

Iva bisa dilakukan dalam kurung waktu lima tahun sekali sedangkan PAP Smear bisa dilakukan setiap tiga tahun sekali.

Gejala yang ditimbulkan kanker serviks seperti pendaharan yang tidak teratur pada vagina, keputihan yang bercampur darah dan nyeri panggul saat berhubungan intim.

3. Kanker Paru-paru
Ilustrasi Kanker Paru-paru

Kanker jenis ini paling banyak menyerang laki-laki dan gejala yang ditimbulkan adalah nyeri di sekitar dada dan iga, sesak napas, batuk kronis terkadang disertai dahak berdarah juga berat badan turun drastis.

Cara deteksi kanker jenis ini yaitu foto rotgen paru atau MSCT Low Dose di rumah sakit.

4. Kanker Usus Besar
Ilustrasi Kanker Usus Besar

Kanker Usus Besar atau Kanker Kolorektal merupakan kanker tertinggi kedua yang menyerang laki-laki setelah Kanker Paru-paru.

Gejala yang sering timbul adalah mengalami diare atau konstipasi, proses buang air besar (BAB) yang terasa tidak tuntas, dan terdapat darah pada tinja.

Deteksi dini yang bisa dilakukan adalah dengan pemerikasaan kondisi anus, tes darah samar pada fases melakukan tes pada DNA fases dan penapis tumor M2-PK dari fases.

5. Kanker pada anak
Ilustrasi Kanker pada Anak

Kanker pada anak biasanya menyerang kanker bola mata atau Retinoblastoma, jenis kanker kedua yang paling banyak menyerang anak.

Cara deteksinya dengan tes lihat merah yang dapat dilakukan di Puskesmas dan rumah sakit. Gejala yang dapat timbul biasanya refleks mata kucing, juling dan penglihatan yang buram. (RA/HG)