Hakim Cecar Saksi Pertama

foto: istimewa

INFONAWACITA.COM – Saksi dalam persidangan Ahok pada Selasa (17/1) Briptu Ahmad Hamdani mengakui bahwa laporan yang ia tulis berdasarkan apa yang dilaporkan oleh pelapor Wilyudin Dhani. Ia juga menjelaskan bahwa laporan tersebut sudah di cek terlebih dahulu oleh pelapor Wilyudin.

“Saya terima laporan sesuai dengan kronologis yang di ceritakan saksi, kemudian saya tulis dalam BAP sesuai dengan format yang sudah ada,” kata Briptu Ahmad Hamdani dalam.

Saksi juga menjelaskan bahwa Willyudin melaporkan Ahok ke Polresta Bogor pada 7 Oktober bersama 3 orang lainnya. Akan tetapi hanya Willyudin yang membuat laporan. Ia juga menjelaskan bahwa pelapor mengaku kronologis kejadian ialah dengan mendownload video Ahok di sebuah grup whatsapp.

“Pelapor menceritakan dia mendapatkan video tersebut pada Kamis 6 September disebuah grup whatsapp,” kata Ahmad.

Ketua hakim Dwiarso Budi Santiarto juga mempertanyakan kenapa saksi Briptu Ahmad tidak sadar jika 6 September ialah hari Selasa bukanlah hari kamis seperti yang tertulis.

“Anda sadar tidak bahwa 6 september itu hari selasa bukan kamis, kalo 6 Oktober baru hari kamis,” tanya Ketua Hakim kepada saksi.

Saksi menjelaskan bahwa dirinya tidak sadar akan hal tersebut. Ketua hakim juga mempertanyakan apakah saksi tidak melihat kalender yang ada di dalam ruangan tersebut.

“Tidak, kalendernya ada di belakang dan saya tidak cek,” kata saksi kepada majelis hakim.

Hakim juga mempermasalahkan kenapa saksi sebagai aparat tidak sadar bahwa tanggal yang diberi pelapor berbeda dengan tanggal kejadian yang sebenarnya.

“Saya tidak tahu persis kasusnya waktu itu seperti apa,” kata saksi kepada majelis hakim. (DS/HG)