Gemakan Semangat Optimisme, Menaker Bacakan Puisi Karya Soekarno

Menaker Hanif Dhakiri membaca puisi di Graha Bakti Kebudayaan TIM Selasa, (3/10) (foto: Kemenaker)

INFONAWACITA.COM – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M Hanif Dhakiri ajak unjuk kebolehan saat menghadiri Hari Puisi Indonesia dengan membacakan salah satu puisi karya Soekarno.

Menurut Hanif puisi adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan nyata masyarakat, karenanya kegiatan berpuisi ini mesti terus dikembangkan dan dilestarikan.

“Karena disana mengalir realita yang metaforik. Kemudian metafora yang realistik. Kemudian di sana ada etika dan juga estetika,” jelas Hanif usai membaca puisi di Graha Bhakti Kebudayaan Taman Ismail Marzuki (TIM) Selasa, (3/10).

Hanif membacakan puisi karya Soekarno berjudul ‘Perpedomanlah pada cita-cita’. Melalui puisi ini ia mengajak masyarakat untuk tetap optimis menghadapi tantangan-tantangan masa depan.

“Saatnya kita sebagai bangsa melihat ke depan, penuh optimisme, bekerja keras,” katanya seperti yang diinformasikan dalam facebook Kemenaker.

Sepenggal Puisi Soekarno

Berikut sepenggal puisi karya Soekarno ‘Berpedomanlah pada Cita-cita’

Ya, kita hidup dalam dunia yang penuh ketakutan
kehidupan manusia sekarang digerogoti
dan dijadikan pahit-getir oleh rasa ketakutan

Ketakutan akan hari depan
ketakutan akan bom hidrogen
ketakutan akan ideologi-ideologi

Mungkin rasa takut itu
pada hakekatnya merupakan bahaya yang
lebih besar daripada bahaya itu sendiri

Sebab rasa takutlah yang
mendorong orang berbuat tolol
berbuat tanpa berpikir
berbuat hal yang membahayakan

Dalam permusyawaratan Tuan-tuan
saya minta, jangan kiranya Tuan-tuan
terpengaruh oleh ketakutan itu

Sebab ketakutan adalah zat asam
yang mencapkan perbuatan manusia
menjadi pola yang aneh-aneh

Berpedomanlah pada harapan
dan ketetapan hati
berpedomanlah pada cita-cita
berpedomanlah pada impian dan angan-angan. (RA/HG)