Gandeng India, Indonesia Garap 10 Industri Prioritas

kemenperin.go.id

INFONAWACITA – Pemerintah Indonesia menggandeng India untuk bekerja sama dalam 10 sektor industri prioritas. Menteri Perindustrian Saleh Husin dalam pertemuan dengan Confederation of Indian Industry (CII) Naushad Forbes dan pelaku usaha India beberapa waktu lalu mengatakan Indonesia dan India mempunyai semangat yang sama memiliki industri yang kuat dan berdaya saing.

Sepuluh sektor industri prioritas itu antara lain industri pangan, industri farmasi, kosmetik dan alat kesehatan serta industri tekstil, kulit dan alas kaki, industri alat transportasi dan industri elektronika dan telematika atau ICT. Termasuk juga industri pembangkit energi, industri barang modal, komponen, dan bahan penolong; industri hulu agro, industri logam dasar dan bahan galian bukan logam, serta industri kimia dasar berbasis migas dan batubara.

Sampai saat ini India adalah negara mitra dagang terbesar ke-8 bagi Indonesia dengan transaksi mencapai 14,6 miliar dollar AS atau Rp 197,1 triliun. Sedangkan investasi di sektor industri, sampai tahun 2015, India telah melakukan investasi di Indonesia sebanyak 43 proyek dengan nilai investasi sebesar 15,5 juta dollar AS.

Presiden CII Naushad Forbes juga menegaskan India menginginkan perusahaan India yang berinvestasi di Indonesia bertambah dan mengundang pelaku industri Indonesia memanfaatkan peluang bisnis di India.

Mewakili CII Naushad Forbes berjanji pihaknya akan membantu proses investasi dengan membagi informasi tentang prospek usaha sekaligus mempertemukannya dengan perusahaan manufaktur India. [TN]