Fakta! Berita Pengakuan Mantan Intelijen tentang Rekayasa Aksi Teror Terbukti Hoaks

ilustrasi: freepik

INFONAWACITA.COM – Berita berjudul “Analisis Mulyo Wibisono” yang memuat tentang pengakuan mantan intelijen yang menyebut aksi terorisme adalah rekayasa terbukti hoaks. Hal ini dikonfirmasi oleh komunitas Turn Back Hoax pada akun twitternya @turnbackhoax.

Berita tersebut ternyata dimuat oleh media-media non kredibel pada tahun 2012 yang kemudian pada diviralkan kembali oleh satusuaraexpress(dot)com pasca peledakan beruntun di Surabaya.

“[SALAH] Artikel “Analisis Mulyo Wibisono” yang Diedarkan Kembali Artikel tersebut dimuat oleh media-media non kredibel pada tahun 2012, dimuat kembali oleh satusuaraexpress(dot)com 4 hari lalu, kemudian diedarkan melalui aplikasi Telegram, #LawanHoax” cuit @turnbackhoax pada Jumat (18/5/2018).

Pada tulisan tersebut dituliskan pengakuan Mulyo Wibisono yang disebut-sebut sebagai Mantan Komandan Satgas Intel Badan Intelijen Strategis, (BAIS), Laksamana Pertama TNI, Purnawirawan.

Disebutkan pada tulisan tersebut aksi terorisme yang belakangan terjadi di Indonesia merupakan rekayasa intelijen. Diantaranya ialah untuk mencari keuntungan dari Amerika Serikat.

Dewan Pers Akui Ada Keterbelahan Opini di Masyarakat

Mirisnya artikel-artikel bohong tersebut bisa membuat opini masyarakat terbelah di tengah aksi teror yang dihadapi Indonesia. Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo pun mengakui adanya keterbelahan opini di masyarakat atas aksi teror belakangan ini.

Menurutnya perkembangan teknologi informasi diiringi dengan kebebasan pers tanpa tanggung jawab membuat masyarakat terbelah dari berita-berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.