Dua Wisatawan Asing Hilang di Aceh

INFONAWACITA.COM – Dua wisatawan asal Belgia dan Jerman dilaporkan hilang di wilayah Aceh. Wisatawan yang masuk ke Indonesia pada 24 Desember 2016 tersebut seharusnya sudah keluar dari Indonesia pada 1 Januari lalu. Namun, hingga kini keberadaan mereka tak diketahui.

Kepala Kantor SAR Banda Aceh, Suyatno, di Meulaboh, Minggu (8/1) malam mengungkapkan, informasi awal hilangnya kedua wisatawan tersebut datang dari Kedutaan Besar Jerman. “Kemudian dikirim ke kantor SAR, dan kami mencoba menggali informasi dari semua lini. Dalam laporan itu, tidak disebutkan di mana, hanya di pulau terpencil di Sumatera,” ungkap Suyatno. Dia menambahkan, berdasarkan penelusuran pihaknya mendapatkan tanda-tanda keberadaan lokasi terakhir dua WNA tersebut, yakni di wilayah Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

Suyatno menyebutkan, kedua WNA tersebut yakni Yvan Ghislain Nico Meers, 36, warga negara Belgia, jenis kelamin laki-laki dan Lina Kall, 31, warga negara Jerman, perempuan. Pencarian keduanya telah mulai dilakukan sejak Jumat (6/1) siang. Pencarian dilakukan pihaknya dengan kekuatan Satgas SAR Pulau Banyak, TNI AL, polisi perairan serta unsur terkait lainnya. Upaya pencarian dilakukan menyisir pulau-pulau terluar, mencari informasi dari saksi mata dan tanda-tanda keberadaan kedua WNA itu.

Terpisah, Koordinator Pos SAR Simeulue yang membawahi Satgas SAR Pulau Banyak, Rahmad Kenedy menambahkan, Satgas SAR telah mendarat di tujuh pulau terluar kawasan yang dicurigai keberadaan WNA itu berdasarkan keterangan dari saksi.

“Tim masih akan melakukan validasi informasi yang diberikan saksi-saksi, mengingat hingga hari ketiga hasil pencarian masih nihil. Sepenuhnya operasi ini dikendalikan oleh Kantor SAR Banda Aceh sampai batas waktu yang ditentukan,” katanya lagi.

Menurut Kedubes Belgia dan Kedubes Jerman, kata Rahmad, kedua WNA tersebut berencana ke Sumatera melalui Malaysia menggunakan perahu tanggal 21-22 November 2016.  Keduanya masuk Indonesia pada 24 Desember 2016, dan belum ada catatan telah keluar dari Indonesia. Mereka seharusnya kembali ke Frankfurt tanggal 1 Januari 2017, namun hingga kini keluarga belum mendapat kabar tentang keduanya.(AR/ANT)