DPRD DIY: Tegur Jika Ada Tamu yang Mencurigakan

Ilustrasi pengawasan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. (Foto: charlestoncitypaper.com/John Phillips)
Ilustrasi pengawasan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. (Foto: charlestoncitypaper.com/John Phillips)

INFONAWACITA.COM – Langkah Kepolisian memberangus terorisme mendapat dukungan dari Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto. Masyarakat, khususnya warga Yogyakarta juga ia minta untuk berperan aktif melakukan antisipasi, dengan peduli pada lingkungan sekitar.

Eko mengatakan, langkah Polri menghentikan aksi pelaku teror harus didukung semua elemen bangsa. Sebab, aksi kekerasan dan tindakan bunuh diri berlawanan dengan ideologi Pancasila. “Aksi teroris harus dihentikan. Kita berikan dukungan kepada Polri untuk bekerja memberikan rasa aman dan terhindar dari aksi teroris,” kata Eko Suwanto, Minggu (15/7/2018).

Eko meminta, pelaku teror ditindak tegas sesuai konstitusi dan aturan perundangan yang ada.

“Semoga tindakan tegas membuat mereka (teroris-red) sadar. Jangan ada lagi ideologi maut di Indonesia, kita harus bersama membangun bangsa agar aman, damai, maju, sejahtera, adil dan makmur,” kata Eko.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta beserta seluruh jajaran di bawahnya dan masyarakat harus mengaktifkan mekanisme kearifan lokal guna antisipasi pelaku teror.

“Giatkan siskamling, tegur jika ada tamu yang mencurigakan. Laporkan ke RT/RW jika ada aktivitas kelompok yang mengarah ke kegiatan aksi kekerasan. Yogya wajib tertib hukum, Jogja itu aman dikunjungi. Kita dukung konsolidasi Pemda dengan TNI dan Polri serta masyarakat untuk bersama melawan terorisme,” kata Eko, seperti dilansir dari metrotvnews.com.

Seperti diketahui, Polri terlibat baku tembak dengan terduga terorisme di Jalan Kaliurang, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (14/7/2018). Tiga terduga teroris tewas dalam insiden tersebut.