Dorong Daya Saing, Kemenperin Tingkatkan Kompetensi Guru

Menperin Airlangga Hartarto. (Foto: kemenperin)

INFONAWACITA.COM – Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong daya saing guru dan dosen di seluruh unit pendidikan binaannya, dengan meningkatkan kompetensinya agar mampu bersaing di era ekonomi digital.

Untuk mendukung upaya tersebut, dibutuhkan peta jalan dan sistem pengajaran yang terpadu sehingga bisa menciptakan sumber daya manusia (SDM) sesuai kebutuhan dunia industri saat ini.

“Kami dorong supaya mereka menyiapkan kurikulum untuk keperluan industri nasional di era digital,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam siaran pers pada Kamis (28/12).

Menperin memberikan pengarahan kepada 750 tenaga pengajar di bawah naungan Kemenperin, yang terdiri dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Politeknik, dan Akademi Komunitas.

Saat ini, Kemenperin memiliki sembilan SMK kejuruan, sembilan politeknik dan satu akademi komunitas yang telah menjadi rujukan bagi pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.

“Dalam pengembangan kurikulum ini, perlu mencakup tiga mata kuliah yang wajib diterapkan, yaitu Bahasa Inggris, Statistika untuk analisis data dan Koding. Waktunya cukup satu semester,” ujar Airlangga, dikutip dari kontan.co.id.

Selain itu, menurutnya, dunia pendidikan di Indonesia harus berubah dengan menggunakan metode problem based learning dan evidence based learning.

“Sehingga siswa langsung belajar menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dalam dunia industri,” imbuhnya.

Untuk itu, Airlangga meminta agar seluruh unit pendidikan di lingkungan Kemenperin lebih berperan aktif dalam mendukung program pendidikan dan pelatihan vokasi yang sedang dikembangkan oleh pemerintah.(AR)