Diredam, Keinginan Kader Pasang Spanduk Ahok-Djarot

Dokumen Pribadi
Dokumen Pribadi
Pengampu Wilayah Bintaro Ir Andreas Eddy Susetyo (baju batik) berpose bersama Pengurus Anak Cabang Kec Pesanggrahan Jaksel dan Pengurus Ranting Bintaro.

INFONAWACITA.COM-Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI P Pesanggrahan meredam keinginan kader untuk memasang spanduk, baliho maupun poster pasangan Ahok-Djarot. Alasanya berdasarkan instruksi dari pengurus tim pemenangan pusat melarang pemasangan atribut tersebut karena merusak pemandangan dan mengotori lingkungan.

“Kita sangat hargai semangat para kader di bawah khususnya di tingkat Anak Ranting untuk menyemarakkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017. Tetapi mohon untuk dipahami semua pihak bahwa instruksi dari atas melarang untuk itu. Kita harus taat,” kata ketua PAC PDIP Pesanggrahan, Lanjar Sumardi, Kamis (1/12) malam, dalam dialog dan konsolidasi antara pengampu wilayah Ranting Bintaro dengan pengurus PAC Pesanggrahan, Jakarta Selatan dan Ranting Bintaro.

Sementara pengampu wilayah Ranting PDIP Bintaro, dalam hal ini Ir Andreas Eddy Susetyo mengingatkan, kader di tingkat paling bawah harus secara aktif memantau pergerakan yang terjadi di lingkungan masing-masing. “Perubahan situasi politik dan hukum saat ini masih terus berkembang sehingga jangan ada tindakan-tindakan mencolok yang justru bisa kontraproduktif,” kata dia.

Berdasarkan perolehan suara pada Pilpres 2014, Andreas berharap wilayah Bintaro tetap bisa mempertahankan posisi dengan perolehan suara mencapai 60% lebih. Kerja keras yang taktis dari semua kader dan relawan di berbagai lini dibutuhkan karena kondisi sekarang tidak dalam posisi normal.

Ditambahkan Ketua Pengurus Ranting PDIP Bintaro, Kardono, keinginan kader untuk memasang berbagai atribut Ahok-Djarot memang cukup besar karena mereka melihat pasangan calon gubernur lain terlihat agresif mamasang spanduk dan poster di berbagai tempat terutama di pinggir jalan raya. “Biarkan saja mereka. Kita mengikuti aturan yang ditertapkan KPU dan instruksi dari DPP.” (PSD)