Demi Meningkatkan Kepercayaan Publik, Kejaksaan Kampanyekan Hal Ini

Jaksa Agung HM Prasetyo. (foto: Setkab)
Jaksa Agung HM Prasetyo. (foto: Setkab)

INFONAWACITA.COMKejaksaan Republik Indonesia akan genap berusia 58 tahun pada 22 Juli 2018. Di usianya yang lebih dari setengah abad, Korps Adhyaksa pun terus berupaya menjadi sahabat masyarakat.

“Kami terus berupaya serta memaksimalkan kualitas penegakan hukum untuk memulihkan dan membangun kepercayaan (trust), sekaligus memenuhi harapan publik, yaitu Indonesia yang berkeadilan,” kata Jaksa Agung HM Prasetyo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Kejaksaan telah menjadi lembaga pemerintahan yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan serta kewenangan lain berdasarkan undang-undang. Oleh karena itu, salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan publik adalah dengan mengenalkan sisi lain Kejaksaan RI kepada masyarakat luas.

Jaksa Agung pun berharap dengan mengenal lebih dekat, Jaksa dapat menjadi sahabat yang mendapatkan tempat istimewa di hati masyarakat.

“Jaksa Sahabat Masyarakat merupakan upaya membangun kepercayaan publik dalam rangka mewujudkan institusi Kejaksaan yang dihormati, dihargai, dibanggakan, dan dibela keberadaannya oleh masyarakat,” ujar Prasetyo.

Bangun Kepercayaan Publik

Baca juga: Kejaksaan Agung RI Lawan Hoaks Lewat Program Jaksa Menyapa

Lebih lanjut Prasetyo mengatakan bahwa membangun kepercayaan publik merupakan fondasi bagi kelancaran dan kesuksesan pembangunan nasional. Lebih dari itu, kepercayaan publik menjadi penentu keamanan dan stabilitas politik suatu negara.

“Aparatur Kejaksaan harus mampu menghadirkan serta mewujudkan nilai-nilai keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum yang terukur dan dirasakan hasilnya secara nyata oleh masyarakat,” tuturnya.

Hari Bhakti Adhyaksa ke-58 Tahun 2018 akan mengangkat tema “Berkarya dan Berbakti Sepenuh Hati Menjaga Negeri”. Sesuai dengan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia nomor: KEP-120/A/JA/07/2018.

Baca juga: Kejaksaan, Kata Jaksa Agung, Bukan Hanya Penjarakan Orang Saja

Tema tersebut dirasakan tepat jika dihubungkan dengan kondisi tantangan aktual penegakan hukum saat ini. Selain itu sebagai wujud dukungan Kops Adhyaksa dalam menyukseskan penyelenggaraan agenda nasional yang turut menentukan martabat bangsa. Antara lain rangkaian tahapan Pilkada Serentak 2018, Asian Games ke-18, Annual Meeting IMF-World Bank di Bali pada bulan OKtober 2018, serta rangkaian tahapan Pemilu 2019.

“Konsolidasi yang dilakukan Kejaksaan melalui perhelatan Hari Bhakti Adhyaksa merupakan upaya untuk mewujudkan Jaksa Sahabat Masyarakat,” tandas Prasetyo.