Data Pemilih Tetap untuk Pemilu dan Pilgub Jabar Masih Bermasalah

Ilustrasi Pilkada 2018. (Foto: Antara)
Ilustrasi Pilkada 2018. (Foto: Antara)

INFONAWACITA.COM – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Wasikin Marzuki menilai, selama sejarah pemilu yang digelar Jabar, Data Pemilih Tetap (DPT) masih terkendala.

“Sepanjang sejarah Pemilu ke Pemilu, Pilgub ke Pilgub yang namanya DPT di Jawa Barat ini belum pernah ditampilkan oleh penyelenggara. Sehingga masih banyak kendala-kendalanya,” kata Wasikin seperti yang dilansir dari jabarprov.go.id, Sabtu (30/12).

Marzuki menjelaskan, masalah yang sering muncul misalnya seperti DPT yang seharusnya tidak diterima lagi oleh masyarakat karena sudah meninggal dunia, akan tetapi masih terdaftar atau tercantum dalam DPT untuk mempunyai hak suara.

Bahkan kata dia, ada satu RT yang berada di Kabupaten Bandung tidak ada satupun yang terdaftar di DPT, padahal mereka punya hak pilih, dan kita sudah konfirmasi dengan pihak KPU provinsi Jawa Barat memang banyak faktor dari masyarakatnya sendiri.

“Sudah tau tidak tercantum (di DPT) tapi diam saja, pas hari H Pemilu baru teriak-teriak,” ujar Wasikin.

Kendala PPDP

Selain itu, masih ada Petugas-Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang tidak menjalankan tugasnya secara sempurna, dan pernah mengadili seorang PPDP dalam sidang etik di Bawaslu Jabar.

“Kenapa tidak melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklik) secara baik? Dia menjawab dengan terus terang bahwa pertama terlalu banyaknya orang yang di Coklik dengan waktu yang sangat terbatas,” kata Marzuki.

Hal kedua yang dikatakan oleh petugas PPDP adalah bahwa karakter masyarakat sekarang sulit untuk ditemui oleh petugas PPDP ditambah lagi dengan waktu yang sangat terbatas. (RA/yi)