Dana Pembangunan Infrastruktur Bandung Timur Diperkirakan 100 Miliar Rupiah

Desain Bunderan Cibiru, Bandung Timur

INFONAWACITA.COM – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ahmad Heryawan (Aher) mengapresiasi kerja sama pembangunan infrastruktur yang dilakukan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dengan Summarecon Bandung. Pembangunan infrastruktur ini diperkirakan menelan dana sebesar Rp100 miliar.

“Saling bantu yang luar biasa karena semuanya mendapatkan manfaat dengan baik. Pembangunan yang kita tidak tahu kedepannya seperti apa ternyata dilanjutkan oleh Summarecon,” ujar Aher seperti yang dilansir dari Jabarprov.com, Jumat (12/1/2018).

Aher mengaku bantuan yang diberikan pihak swasta akan meringankan beban pemerintah dalam pembangunan infrastruktur.

“Terima kasih atas perhatiannya dalam urusan infrastruktur, ini tentu bantuannya cukup besar terhadap pemerintah,” jelas Aher.

Ia menjelaskan ada lima poin yang akan dibangun di kawasan Bandung Timur yakni, bundaran penghubung pintu tol Gedebage Interchange Km 149 Padaleunyi. Serta akses menuju Masjid Raya Jawa Barat, Al-Jabbar termasuk akses menuju sarana olahraga (SOR) Gelora Bandung Lautan Api dengan panjang kurang lebih 550 meter.

Selanjutnya, jalan penghubung dari bundaran ke jalan Gedebage Selatan dengan panjang 400 meter kemudian jalan untuk tol Gedebage Km 149 Padaleunyi yang menghubungkan ke bundaran yang lebih lebar 13,5 meter dengan panjang 650 meter.

“Lalu jalan RAM pintu tol Gedebage yang menghubungkan ke jalan pintu tol kurang lebih 500 meter dan ruas flyover Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR) sebagai kelanjutan yang telah dibangun dengan lebar 22 meter dengan panjang 2.400 meter,” jelas Aher.

Akan dihibahkan pada Pemprov

Kedepannya, ketika proses pembangunan jalan ini sudah jadi maka akan dihibahkan dan menjadi milik Pemprov Jawa Barat karena dibangun di atas lahan provinsi.

“Tapi ketika sudah jadi milik Pemprov Jabar. Nanti kita hibahkan lagi kepada pemerintah pusat,” tambahnya.

Aher berharap proses pembangunan infrastruktur tersebut berjalan lancar dan pada saat yang sama akan menjadi sebuah keuntungan bagi Summarecon Bandung. Pasalnya, sangat terbuka akses yang lancar dan luas ke arah sana.

“Di saat yang bersamaan tentu bisnis Summarecon juga pasti berkembang dan harganya juga naik,” tandasnya. (*/RA/yi)