Cawapres Ma’ruf Amin Doakan Penyebar Disinformasi Soal Dirinya Berjoget di Tugu Proklamasi dan Penuding Aura Keulamaannya Telah Habis

Capres Jokowi dan Cawapres Ma'ruf Amin peserta Pilpres dengan nomor urut 1.
Capres Jokowi dan Cawapres Ma'ruf Amin peserta Pilpres dengan nomor urut 1.

INFONAWACITA.COM – Belum genap beberapa hari Deklarasi Kampanye Damai 2019, calon wakil presiden (cawapres) Ma’ruf Amin, sudah diterpa kampanye hitam berbalut pencemaran nama baik. Lewat disinformasi, cawapres Ma’ruf Amin disebut berjoget dalam acara relawan di Tugu Proklamasi.

Disinformasi itu disebut-sebut terjadi sebelum pengundian nomor urut calon presiden-wakil presiden.

“Untuk menjelaskan supaya masyarakat, umat, ulama, tidak kena isu itu. Itu hoaks, kabar bohong, itu manipulasi,” tegas Ma’ruf, di rumah Jalan Situbondo Nomor 12, Jakarta, Senin (24/9/2018).

Ulama senior itu menjelaskan, pada saat sebelum pengundian nomor urut di Kantor KPU Pusat, dia bersama calon presiden petahana, Jokowi. Keduanya menghadiri acara relawan di Tugu Proklamasi, Jakarta. Di sana, terdapat nyanyian dan dukungan dari relawan dan aktris yang hadir.

Ma’ruf mengakui, dirinya juga sudah mendengar disinformasi yang menyebut dia berjoget bahkan berjingkrak-jingkrak di acara itu. “Dari umur saya saja tidak mungkin bisa berjingkrak-jingkrak. Bisa habis napas saya. Saya memang bertepuk tangan saja, saya ikut Pak Jokowi karena nyanyian dukungan Pak Jokowi, saya tentu bertepuk tangan,” ujar Ma’ruf, yang kini berusia di atas 70 tahun itu.

Ma’ruf menambahkan, apabila ada yang menyebut dia berjoget, maka orang itu salah melihat. Apalagi, kata dia, jika dia disebut telah habis aura keulamaannya.

“Kalau saya dibilang joget mungkin matanya rabun. Orang bertepuk tangan, kok, berjoget, dari mana. Isu itu tidak betul, apalagi ada yang bilang sudah habis aura keulamaannya, dia memang sengaja buat isu itu, mudahan-mudahan dia menyadari kesalahannya,” doa Ma’ruf Amin, seperti dilansir dari Kantor Berita Antara.