Buntut Teror di Surabaya, Daop 5 Tingkatkan Pengamanan

Ilustrasi pengamanan di stasiun Kereta Api. foto: Manajer Humas Daop 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko

INFONAWACITA.COM – Pasca teror bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/05), langsung di tindak lanjuti oleh jajaran Pengaman Daop 5 Purwokerto dengan memberikan pembinaan dan pelatihan khusus antisipasi keamanan dan ketertiban kepada 16 orang tenaga security di Stasiun Bumi Ayu, Senin (14/5/2018).

Security sebagai pengamanan terdepan di lingkungan stasiun perlu mendapatkan pengetahuan prosedur dan tata cara identifikasi terhadap hal-hal yang mencurigakan.

Materi yang diberikan dalam pembinaan dan pelatihan ini antara lain pengetahuan tentang Tupoksi Security, tehnik pemeriksaan orang dengan menggunakan Metal Detector, tehnik pemeriksaan kendaraan dengan menggunakan Vehicle Mirror Inspection, cara penggunaan APAR, Beladiri dan pengamanan bernuansa pelayanan.

Baca Juga: Pasca Teror di Surabaya, Kemenhub Akan Perketat Keamanan Bandara

Manajer Pengamanan Obyek Vital dan Aset Daop 5 Purwokerto Muhammad Safriadi mengatakan, selain pembinaan dan pelatihan tersebut, pihaknya juga mengantisipasi dengan memperketat pengamanan di lingkungan stasiun dan diatas kereta tanpa mengabaikan pelayanan.

“Kami juga meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan aparat kewilayahan setempat, baik TNI maupun Polri untuk memudahkan dan mempercepat penyampaian informasi bila ada hal-hal yang mencurigakan,” katanya ke infonawacita.com.

Jangan Panik

Di waktu yang sama Manajer Humas Daop 5 Purwokerto Ixfan Hendriwintoko juga menghimbau kepada semua pengguna jasa kereta api tidak panik dan tidak takut pasca kejadian di Surabaya tersebut.

“Pihak PT KAI telah memperketat pengawasan dan pengamanan di semua lini mulai dari pintu masuk boarding sampai di dalam stasiun dan diatas kereta,” ungkapnya.

“Kalau ada benda ataupun orang yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas, kami akan langsung menindak lanjuti,” pungkasnya. (HG)