Bukan Fiksi, Sumut Ekspor Kopi ke Tiga Negara Asing

Unggahan Menlu Retno Mersudi terkait Diplomasi Kopi Presiden Jokowi di Selandia Baru, Senin (19/3/2018). (Foto: Instagram/Retno Marsudi)
Unggahan Menlu Retno Mersudi terkait Diplomasi Kopi Presiden Jokowi di Selandia Baru, Senin (19/3/2018). (Foto: Instagram/Retno Marsudi)

INFONAWACITA.COM – Ekspor kopi Sumatera Utara masih tetap terbesar atau terbanyak ke Amerika Serikat. Dengan volume ekspor di 2017 sebanyak 34.691 ton.

“Ekspor terbesar kopi Sumut masih ke Amerika Serikat (AS-red). Disusul Jerman dan Jepang,” ujar Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Sumut, Saidul Alam, Senin (16/4/2018).

Ekspor kopi Sumut ke Jerman pada periode sama atau 2017, sejumlah 5.528 ton. Lalu ke Jepang sebesar 4.454 ton.

Menurut dia, ekspor kopi Sumut terbesar berupa jenis Arabika. Ini sesuai dengan permintaan dari negara importir.

Dia mengakui, ada tren peningkatan permintaan dari berbagai negara. Termasuk Republk Rakyat Tiongkok atau RRT. Tapi belum sebanyak dari AS, Jerman dan Jepang.

Agar ekspor terus naik, lanjut Saidul Alam, selain produksi–mutu kopi perlu terus ditingkatkan.

Apalagi, tambah dia, persaingan ekspor kopi semakin kuat. Khususnya persaingan dari Vietnam.

“Untuk peningkatan produksi dan mutu kopi perlu percepatan peremajaan tanaman kopi petani,” jelasnya.

Peremajaan itu, urainya, menjadi penting. Sebabnya karena di Sumut juga masih banyak tanaman tua dengan bibit asalan.

AEKI sendiri sudah berpartisipasi untuk membantu peremajaan tanaman kopi petani. Termasuk dengan menggandeng perusahaan ekspor dengan memberikan bantuan bibit kopi.

“Tetapi perlu dukungan kuat dari banyak pihak. Khususnya pemerintah dan petani sendiri,” pintanya, seperti dilansir dari Antara.

Dewasa ini, pungkas Saidul, akibat produksi terbatas sementara permintaan banyak, harga di dalam negeri menjadi melonjak tajam.