Boleh Juga, Mudik Lebaran 2018 Bisa Pilih Alternatif Jalur Selatan

Jalur selatan (foto: http://binamarga.pu.go.id)

INFONAWACITA.COM – Pemerintah menyarankan masyarakat untuk lewat jalur selatan saat mudik lebaran 2018 nanti. Selain kondisi jalannya sudah bagus, para pemudik juga dianggap akan bisa jauh lebih santai jika melalui jalur selatan.

Hal ini diungkapkan Direktur Preservasi Jalan Hedy Rahadiab dalam konferensi pers di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jakarta pada Jumat (18/5/2018).

“Kami tawarkan rute mudik wisata pantai Selatan karena pemandangan luar biasa, selain itu saat ini kondisi relatif baik,” terang Hedy.

Hedy menjelaskan lewat jalur tersebut pemudik bisa melalui Merak hingga Labuan yang nantinya tembus di Bayah. Dari Bayah nantinya pemudik bisa langsung menuju Pangandaraan, Cilacap hingga Jogjakarta. Ia menjamin jalur tersebut kini sudah layak untuk dilalui kendaraan.

“Walaupun jalan lebih panjang tapi kami dorong pemanfaatan lintas selatan ini karena liburan lebih panjang, diharapkan perjalanan juga bisa jauh lebih santai,” jelasnya.

Saat ini terang Hedy di sepanjang jalur selatan juga banyak tersedia penginapan sehingga pemudik bisa sambil berwisata ketika melalui jalur tersebut.

Lebih Panjang

Info terkait: Menhub Pastikan Jalur Non-Tol Layak Dilalui Pemudik Tahun Ini

Jalur lintas selatan adalah alternatif jalur utama dari Cilacap hingga Bantul sepanjang 130 kilometer. Jalur ini disebut juga Jalan Daendels. Jalur alternatif ini memang lebih panjang belasan kilometer ketimbang jalur utama.

Meski demikian jika melalui jalur ini para pemudik akan disuguhi pemandangan laut selatan. Terdapat juga beberapa wisata pantai di jalur tersebut yang akan ditemui pemudik, misalnya saja yang direkomendasikan adalah Pantai Petanahan di Desa Munggu (Kecamatan Petanahan), Pantai Bocor di Desa Setrojenar, dan Pantai Lembupurwo di perbatasan Purworejo-Kebumen.