BI: Pilkada Rawan Peredaran Uang Palsu

foto: istimewa

INFONAWACITA.COM – Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat lebih waspada terhadap peredaran uang palsu saat pemilihan kepala daerah (Pilkada)

Karena modus yang kerap kali terjadi, biasanya menggunakan uang palsu pecahan besar.

“Masyarakat diiming-imingi macam-macam diselipkan uang palsu. Kecenderungan uang palsu saat pilkada trennya meningkat terutama kewaspadaan masyarakat di daerah pilkada” Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Manajemen Interen, Komunikasi dan Layanan Publik BI Bali Zulfan Nukman di Denpasar, Sabtu (21/1).

Zulfan mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan cara sederhana untuk mengenali uang palsu dengan teknik dilihat, diraba dan diterawang atau 3D. Selain itu pihaknya juga menggencarkan sosialisasi keaslian uang Rupiah kepada masyarakat.

Selain itu juga tanda teknik cetak di antaranya seperti rectoverso atau gambar saling isi, gambar tersembunyi multiwarna, gambar tersembunyi, kode untuk tuna netra, warna yang dapat berubah jika dilihat dengan sudut pandang berbeda serta tulisan yang sangat kecil.

Terkait uang baru, dia menjelaskan bahwa telah dilengkapi unsur pengamanan lebih tinggi untuk menyulitkan oknum tidak bertanggungjawab memalsukan uang Rupiah.

Fitur pengamanan uang baru itu di antaranya seperti tanda air, gambar ornamen khas budaya daerah, benang pengaman yang terdapat pada bahan uang.

(ANT/HG)