Berikut Tarif PSK Asing Yang Terjaring Razia

INFONAWACITA.COM – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mengamankan 32 Warga Negara Asing dari berbagai warga negara pada Kamis (12/1). Perempuan-perempuan ini bekerja sebagai Pekerja Seks Komersial di DKI Jakarta dan Bogor.

Perempuan yang rata rata berusia 21 sampai 32 tahun ini diperkirakan bertaraf mulai dari Rp.1.750.000 sampai dengan Rp.4.000.000. Sebanyak 32 warga asing tersebut terdiri dari 11 orang warga Vietnam, lima orang warga Kazakhastan, lima orang warga Uzbekistan, lima orang warga RRT, lima orang warga Maroko dan satu orang warga Rusia.

Ketika di tanyai keterlibatan warga negara Indonesia dalam penjualan wanita-wanita tersebut, Direktur Wasdakim (Dierektorat Pengawasan dan Penindakan Peimigrasian) Yurod Saleh mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki.

“Belum tahu, masih kita dalami apakah mereka datang sendiri secara independen atau melalui jasa,” kata Yurod di Jakarta, Jumat (13/1).

Dalam hal ini Dirjen Imigrasi akan menjerat ke-32 WNA tersebut dengan Pasal 116 terkait tidak bisa menunjukan Paspor pada Keimigrasian dan Pasal 122 terkait penyalahgunaan Izin Tinggal Keimigrasian.

Nantinya WNA tersebut akan dikenakan Tindakan Administratif Keimigrasian sesuai Undang undang Nomor 6 Tahun 2011 berupa membayar denda, deportasi dan penangkalan maupun sanksi pidana dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

“Kita lebih pada pelanggaran ke Imigrasian, yang jelas semua WNA kita lakukan pengawasan supaya sesuai dengan ketentuan yang ada, seperti yang terkandung dalam UU hanya WNA yang bermanfaat yang boleh masuk,” kata Yurod.

Selain mengamankan 32 WNA Dirjen Imigrasi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 25 Paspor, kwitansi, uang Rp.5 juta, telepon genggam, tas, alat kontrasepsi dan seragam pemandu karaoke. (DS/HG)