Begini Cerita Sejarah Sebenarnya Jargon ‘Masuk Pak Eko’ yang Jadi Viral

INFONAWACITA.COM – Belakangan ini, jargon ‘Masuk Pak Eko’ menjadi viral di tanah air. Sebagian besar warga Indonesia kerap mengucapkannya, lengkap dengan intonasi dialek Jawa. Segera saja masyarakat kemudian membicarakan asal muasal tercetusnya jargon tersebut.

Penelusuran Infonawacita.com dari berbagai sumber, jargon ‘Masuk Pak Eko’ itu dipopulerkan oleh komedian bernama Percil atau dikenal sebagai Cak Percil yang kerap tampil bersama pasangan sepanggungnya Cak Yudho Bakiak. Sedangkan ‘Eko’ yang dimaksud dari jargon tersebut adalah dalang bernama Eko Prisdianto.

Lontaran ‘Masuk Pak Eko’ itu hadir sebagai aksi panggung dari Cak Percil yang merupakan bagian dari gelaran wayang kulit oleh dalang Eko Prisdianto. Karakter Cak Percil, dalam setiap pertunjukan, ditampilkan sebagai sosok yang genit. Khususnya kepada para pesinden yang merupakan juga bagian dari kelengkapan pagelaran wayang.

Maka kemudian, setiap Cak Percil tampil dan bersanding dengan pesinden, ia langsung nyeletuk: “Masuk Pak Eko”. Lengkap dengan karakter genit dan dialek khasnya.

Jargon ‘Masuk Pak Eko’ awalnya populer hanya di kawasan Jawa Timur. Kemudian menjadi tambah terkenal saat video AKP Eko dari Pusdik Shabara, Porong, Jawa Timur, menjadi viral. AKP Eko sendiri menyatakan bahwa dirinya terinspirasi dengan jargon yang terlontar dari Cak Percil itu.

INI TEAM KAMI ??????????nganu lo ndannn

A post shared by EKO HARI CAHYONO (@papi_eko_pusdik_sabhara_porong) on

Di sisi lain, Cak Percil merupakan warga dari Banyuwangi. Ia juga pernah ikut sanggar yang dikelola oleh Cak Kirun. Meski demikian, kini, Cak Percil dan Cak Yudho Bakiak mesti berpisah. Tapi jargonnya itu justru kini malah menjadi bertambah viral dan mengisi khasanah dialek serta jargon dari masyarakat Indonesia.

Bahkan begitu lekat dan viralnya, berbagai lagu yang menyisipkan jargon tersebut juga telah hadir. Tentu saja ini menjadi penegas dari luasnya kreativitas yang berangkat dari hasil kebudayaan Indonesia.