Bebaskan 1.300 Sandera, Panglima TNI Beri Penghargaan 58 Prajurit

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (foto: harianriau.co)

INFONAWACITA.COM – Sebanyak 58 prajurit TNI menerima kenaikan pangkat luar biasa dari Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Mereka dianggap berhasil membebaskan 1.300 sandera yang ditawan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Mimika, Papua dengan selamat.

Penghargaan tersebut diberikan Jenderal Gatot, di Kampung Utikini, Tembagapura, markas KKB sebelumnya.

“Sebenarnya pemberian kenaikan pangkat luar biasa ini dilakukan di Desa Banti atau Kimbeli, tapi karena jalannya rusak sehingga kita masuk tempat ini (Utikini) dengan latar belakang (gedung lama) tempat ini. Inilah tempat markas mereka (KKB),” kata Gatot, seperti dikutip dari Okezone.com pada Minggu (19/11).

Sebelumnya kata Gatot, 1.300 warga disekap di dalam satu lokasi. Mereka dilarang beraktivitas sekalipun melaksanakan ibadah di lokasi tersebut. Sebanyak 12 wanita mendapat kekerasan seksual. Selain itu kelompok bersenjata itu merampas uang senilai  Rp107,5 juta rupiah, 254,4 gram emas serta 200 telepon genggam.

Namun, dari penghargaan kenaikan pangkat luar biasa ini, terdapat lima orang perwira menolak untuk diberikan penghargaan kenaikan pangkat dengan alasan tidak pantas menerimanya. Menurut mereka keberhasilan operasi adalah berkat anak buahnya.

“Harusnya ada lima perwira yang mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa. Kelima perwira ini menyampaikan kepada Bapak Kasad, bukan kepada saya. Menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah milik anak buahnya,” jelasnya.

Kenaikan pangkat luar biasa prajurit dari Ton Taipur Kostrad, Raider dan Yonif 751 ini berdasarkan surat Kasad nomor R/429/XI/2017 tertanggal 17 November 2017 tentang Usul Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang (KPLBOMSP) Bintara dan Tamtama TNI AD dan berdasarkan pertimbangan pimpinan TNI.

Sebelumnya pada Jumat (17/11) gabungan TNI dan Polri berhasil membebaskan warga yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua. Sempat terjadi perlawanan dari kelompok bersenjata, akhirnya tim gabungan inipun berhasil membebaskan warga yang ditawan dengan selamat. (*/DS/yi)