Bappenas: Mulai Januari, Rekonstruksi Kota Palu Pasca Gempa Akan Dimulai

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro

INFONAWACITA.COM – Mulai Januari 2019 mendatang, Kota Palu Ibukota Sulawesi Tegah (Sulteng) akan dibangun kembali atau rekonstruksi pasca gempa bumi dan tsunami berkekuatan 7,4 Skala Richter pada akhir September lalu.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro. Ia menyebutkan master plan pembangunan kembali Palu diperkirakan akan selesai Januari-Februari mendatang. Sehingga mulai Januari-Februari sudah mulai dilakukan.

“Saat yang sama hunian sementara ditargetkan selesai akhir Desember. Kita baru bisa rekonstruksi kalau hunian sementara yang targetnya 14.000 yang selesai. Januari masterplan-nya selesai sehingga sesudah Januari proses rekonstruksi sudah bisa dimulai,” ujar Bambang.

Bantuan Tenaga Ahli Jepang

Mengenai master plan itu sendiri, Menteri PPN/Kepala Bappenas mengemukakan, ada bantuan tenaga ahli dari Jepang yang memang berpengalaman untuk membangun daerah-daerah rawan gempa, daerah yang mengalami likuifaksi, atau daerah yang rawan tsunami.

Untuk itulah, menurut Bambang, nantinya akan dibuat dulu zona wilayah yang tidak boleh ditempati lagi, ya terutama yang tsunami dan likuifaksi sama yang mungkin terletak di sesar atau potongan itu, kemudian sisanya terutama untuk daerah yang nantinya jadi pemukiman baru.

“Jadi kita juga harus double checek apakah daerah pemukiman baru ini kan harus dibangun dari nol, nah ini sudah benar-benar aman atau tidak,” ujar Bambang seperti yang dilansir dari Setkab.go.id.

Menurut Menteri PAN/Kepala Bappenas itu, sejauh ini penyusunan master plan untuk rekonstruksi kota Palu berjalan lancar, dan memperhitungkan prospek jangka panjangnya. Diharapkan tidak terjadi kesalahan-kesalahan kecil yang membuat kita harus revisi lagi nanti dalam waktu yang pendek.