Aksi 313, PWNU DKI: Masyarakat Bisa Memilah Mana Kegiatan Politik, Mana Kegiatan Agama

INFONAWACITA.COM – Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta Taufiq Damas menilai masyarakat sudah cerdas memilah mana kegiatan politik, mana kegiatan agama. Hal ini menyikapi rencana Aksi 313, yang digelar Forum Umat Islam (FUI), Jumat (31/3) besok untuk mendesak Presiden memberhentikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena menjadi terdakwa kasus dugaan penistaan agama.

“Masyarakat sudah cukup cerdas, mana kegiatan politik mana kegiatan agama. Kalau kegiatan politik dicampur kegiatan agama biasanya orang mudah menerka. Itu bukan sesuatu yang genuine (tulus). Ini pasti ada maksud-maksud tertentu. Ya malah bisa menjadi membuat orang semakin tidak suka,” jelas Taufiq.

Terkait kasus hukum Ahok, Taufiq mengharapkan masyarakat berpikir jernih. “Ini kan kasus hukum Pak Ahok sudah berjalan di pengadilan. Kalau kita mau berpikir jernih, tinggal tunggu saja hasil sidangnya. Mau apalagi?” imbuhnya.

Munculnya aksi turun ke jalan menuntut pemberhentian Calon Gubernur Petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dengan mengatasnamakan agama, di saat hari pencoblosan semakin dekat, dikhawatirkan dapat memperkeruh suasana. Oleh sebab itu, pihak kepolisian dimbau dapat lebih jeli menelisik lebih jauh ada tidaknya agenda-agenda tersembunyi di balik aksi massa tersebut, sebelum memberi izin.

“Polisi, dalam hal ini, harus pintar-pintar melihat gerakan ini bertujuan untuk apa. Kalau cuma sekadar unjuk rasa, siapapun di negara ini punya hak menyampaikan pendapat. Tapi kalau di balik itu ada motif-motif lain yang meresahkan, yang mengganggu stabilitas keamanan, saya pikir polisi lebih bisa melihat hal itu,” ujar Taufiq.(AR/ANT)