Akses Transportasi Jadi Problem Pengembangan Wisata Toraja

INFONAWACITA.COM – Toraja sudah terkenal di mata Antropolog ternama dunia. Toraja juga bisa dikemas menjadi tujuan wisata kelas dunia (world class destination). Namun, akses transportasi masih menjadi kendala bagi pengembangan pariwisata Toraja.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyatakan apresiasinya atas kunjungan antropolog dunia ke Toraja. “Mereka mengagumi peninggalan budaya megalitik dan tradisi unik yang masih ada sampai sekarang,” ungkap Menpar beberapa waktu lalu.

Ditambahkannya, para antropolog ini menuliskan keunggulan wisata budaya Toraja di media maupun jurnal ilmiah, sehingga memiliki news value yang tinggi. “Ini sekaligus bisa jadi ajang promosi yang sangat efektif,” ungkap Menpar.

Namun, lanjutnya, salah satu yang menjadi kendala utama pengembangan Toraja menjadi destinasi kelas dunia adalah akses transportasi menuju ke sana yang masih memakan waktu. “Perjalanan darat dari Makassar saja memerlukan waktu 10-12 jam. Sementara standar dunia adalah, perjalanan darat tak boleh lebih dari dua jam. Lebih dari itu, wisatawan boring dan tak mau datang lagi,” kata Menpar.

Ditambahkan Menpar, sebenarnya Indonesia memiliki sejumlah destinasi yang bisa dikemas menjadi world class destination. Bahkan Presiden Joko Widodo telah menetapkan 10 destinasi pariwisata prioritas yang sedang dikebut, antara lain dengan membangun infrastruktur serta memfokuskan diri pada slogan 3A, yaitu atraksi, aksesibilitas dan amenitas.(AR/*)