Ahok: Empat Saksi Pelapor Minta Saya Ditahan

INFONAWACITA.COM – Basuki Tjahaja Purnama mengatakan empat saksi pelapor yang hadir dalam persidangan hari ini menyampaikan permintaan yang sama yakni meminta dirinya ditahan.

“Semua minta sama Majelis Hakim agar menahan saya. Semua saksi minta yang sama. Padahal tidak adil. Saya bicara 1 jam 40 menit bicara soal budi daya ikan kerapu di Kepulauan Seribu, dipotong jadi 13 detik,” kata Ahok, seusai sidang dengan agenda pemeriksaan saksi pelapor di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (3/1) malam.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menegaskan bahwa dalam pidatonya di Kepulauan Seribu tidak ada unsur penistaan agama karena tak ada warga Kepulauan Seribu yang melaporkan dirinya.

“Itu fitnah. Saya tidak mungkin menista agama. Mereka (para saksi pelapor) mengatakan yang tidak menggugat saya imannya kurang, termasuk orang-orang di Kepulauan Seribu itu,” kata Ahok.

Ahok mengaku heran,  saat berpidato di Kepulauan Seribu yang berlangsung selama 1 jam 40 menit  dan sempat dibuka termin dengan tiga pertanyaan tak ada seorang pun yang mempermasalahkan omongannya. Ahok bahkan mengaku usai pidato sempat makan siang bersama warga di Kepulauan Seribu.

“Warga Kepulauan Seribu makan siang dengan saya. Tidak ada yang marah dan melaporkan saya,” kata mantan Bupati Belitung Timur itu pula.

Dalam sidang lanjutan kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama hari ini dengan agenda pemeriksaan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Empat orang yang memberikan kesaksian dalam sidang penodaan agama antara lain Habib Novel Chaidir Hasan, Gus Joy Setiawan, Muchsin alias Habib Muchsin Alatas, dan Syamsu Hilal.

Rencananya, sidang Ahok kembali digelar pekan depan (Selasa, 10/1) dengan agenda sama, yaitu pemeriksaan dua saksi pelapor tersisa dari JPU. (ANT/AK)