4 Hari Lagi Whatsapp Putuskan Hubungan dengan OS Blackberry dan Windows

Aplikasi whatsapp (foto: kompas)

INFONAWACITA.COM – Minggu, (31/12) WhatsApp akan menghentikan dukungan bagi para pengguna dengan sistem operasi Blackberry dan Windows phone.

Jika dihitung, penghentian dukungan tersebut akan berlangsung empat hari lagi.

Dengan kata lain, pengguna OS BlackBerry lawas termasuk BlackBerry 10 serta Windows Phone 8.0 dan versi terdahulu tak lagi mendapatkan dukungan untuk fitur-fitur yang nantinya bakal dirilis WhatsApp.

“Peta penggunaan ponsel pintar sekarang berbeda dengan tahun 2009. Dulu, toko aplikasi milik Apple, App Store, baru berusia beberapa bulan saja. Sekitar 70 persen sistem operasi ponsel pintar pada saat itu dikuasai oleh Blackberry dan Nokia. Pada masa itu, penjualan perangkat lunak yang menguasai pasar 99,5 persen saat ini, seperti Google, Apple dan Microsoft, tidak mencapai 25 persen,” tulis Whatsapp seperti yang dilansir dari cnnindonesia.com Rabu, (27/12).

Keputusan ini berlaku bagi ponsel dengan sistem operasi yang pernah merajai pasar, namun pertumbuhannya belakangan mulai tersendat.

Selain menyetop dukungan untuk OS BlackBerry dan Windows Phone, WhatsApp juga mengirimkan peringatan bagi pengguna ponsel lawas lainnya.

Tahun depan tepatnya pada 31 Desember 2018, pengguna ponsel dengan OS Nokia S40 dan Android 2.3.7 Gingerbread serta sistem operasi Android pendahulunya pada 1 Februari 2020 bakal menyusul tak lagi mendapat dukungan pembaruan dari WhatsApp.

Segeralah Beralih ke Android atau iOS

Selain tak lagi memberikan dukungan, WhatsApp juga mewanti-wanti jika sejumlah fitur yang selama ini digunakan bisa saja tak berfungsi.

Namun begitu, bukan berarti WhatsApp tak lagi bisa digunakan oleh pemilik ponsel BlackBerry dan Windows Phone.

Pengguna tidak dapat lagi membuat akun baru atau melakukan verifikasi ulang atas akun yang telah ada jika diakses menggunakan ponsel BlackBerry dan Windows Phone.

Dengan berakhirnya dukungan untuk OS BlackBerry dan Windows Phone, WhatsApp mengimbau pengguna beralih ke perangkat berbasis Android atau iOS. (RA/HG)