3 Tahun Temani Jokowi Sebagai Presiden, Iriana Kenyang dengan Fitnah

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo. (Foto: ANTARA )

INFONAWACITA.COM – Tepat 31 tahun lalu pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Iriana melangsungkan pernikahan di Solo, Surakarta pada 24 Desember 1986. Kini sudah 3 tahun ibu tiga anak itu menjalankan tugas sebagai Ibu Negara menemani Presiden Jokowi yang dilantik sebagai Presiden sejak Oktober 2014.

Berbagai macam fitnah dari mulai proses kampanye Pilpres hingga saat ini pun sudah kenyang dirasakan oleh wanita kelahiran Surakarta ini.

Bukan hanya menyerang Jokowi, fitnah-fitnah pun memang kerap menyerang keluarga Jokowi. Tak ayal, Iriana yang mendampingi Jokowi pun sudah kerap diserang fitnah.

Misalnya yang terjadi beberapa waktu lalu melalui akun instagram @warga_biasa yang mengucapkan kata-kata kasar disertai dengan unggahan foto Ibu negara.

Atas laporan warganet yang prihatin dengan unggahan tersebut pihak Kepolisian pun akhirnya memenjarakan Dodik Ihwanto pemilik akun, karena sudah memposting foto Iriana dengan sisipan kata-kata yang tidak pantas di media sosial.

Tersangka yang masih berstatus mahasiswa itu pun akhirnya ditangkap di Palembang pada Senin (11/9) malam. Mahasiswa yang memiliki bendera HTI di kamarnya ini pun mengaku mengunggah status tersebut hanya karena kesal dengan pemerintahan.

“Dari pemeriksaan awal, pelaku mengaku mengunggah (gambar hinaan) itu dengan alasan tidak suka dengan pemerintahan,” Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto seperti dikutip Kompas.com pada Selasa (12/9).

Bukan kali itu saja Iriana menerima cercaan serta fitnah selama menemani Presiden Jokowi. Saat masih dalam masa kampanye, anak sulungnya Gibran Rakabuming juga difitnah bukan merupakan anak kandung Iriana Jokowi.

Kesal dengan fitnah tersebut, saat mendampingi orang tuanya Gibran pun mengungkapkan kekesalannya pada pewarta di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta.

“Saya disebut anak haram karena tidak ikut kampanye. Media tidak jelas,” kata Gibran saat hendak berangkat ke pelantikan seperti dikutip dari Rmol.com pada Senin (20/12/2014).

Kekesalan Gibran bukan tanpa sebab, ia difitnah bukan anak kandung Iriana hanya karena dirinya tidak pernah mengikuti sang ayah kampanye. Padahal keabsenannya itu lantaran ia juga sibuk mengurus bisnis pribadinya.

Dari semua terpaan fitnah tersebut, perempuan yang pernah menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK DKI Jakarta 2012-2014 ini pun hanya diam dan tidak membalas satupun cercaan dan fitnah yang diterimanya selama 3 tahun belakangan. Iriana pun nampak tetap selalu menemani kegiatan Presiden dalam setiap waktu.

Bahkan kedua anak laki-lakinya pun Gibran dan Kaesang dalam akun media sosialnya mengatakan memaafkan perbuatan warganet yang kerap mencerca ibu mereka.

“Biarin. Dimaafkan aja” kata Gibran lewat akun instagramnya @Chilli_Pari menjawab laporan warganet tentang pemfitnah ibunya.(DS)