2018, Pemerintah Salurkan Rp 4,5 Triliun Bantuan Kredit Rumah

Presiden Jokowi dalam satu kesempatan meninjau pembangunan rumah murah untuk mensukseskan Program Satu Juta Rumah (foto: presidenri.go.id)

INFONAWACITA.COM – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) akan menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk 2018 adalah sebesar Rp 4,5 triliun.

Dengan program ini, diharapkan mampu mempermudah masyarakat memiliki rumah sendiri. Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR, Lana Winayanti mengatakan, dana sebesar Rp 4,5 triliun tersebut terdiri‎ dari Rp 2,2 triliun dari DIPA dan Rp 2,3 Triliun dari optimalisasi pengembalian pokok. Dana FLPP tersebut diperuntukkan bagi 42 ribu unit rumah di tahun ini.

“Kita menyadari bahwa memang masih banyak masyarakat terutama yang masyarakat berpenghasilan rendah yang belum menghuni rumah layak huni,” ujar dia di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, pekan lalu, dikutip dari liputan6.com.

Dalam rangka penyaluran dana tersebut, PPDPP melaksanakan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) dengan Bank 40 Pelaksana untuk penyaluran dana FLPP di tahun 2018. Adapun bank pelaksana yang melaksanakan PKO terdiri dari 6 Bank Nasional den 34 Bank Pembangunan Daerah.

“Pada 2018 bank pelaksana penyalur KPR Sejahtera FLPP bertambah menjadi 40 bank pelaksana penyalur KPR Sejahtera FLPP. Ini terdiri dari 6 bank umum nasional dan 34 bank pembangunan daerah. Di mana di dalamnya juga termasuk 12 bank syariah dan terdapat 3 bank yang akan melakukan MOU yaitu Bank Mandiri Syariah, Bank Aceh Syariah dan Bank DKI,” kata dia.(AR)