2018, Bank Papua Targetkan Kredit Macet Turun 5 Persen

Bank Papua (foto: metrotvnews.com)

INFONAWACITA.COM – Bank Papua pada tahun 2018 mendatang memiliki target menurunkan Gross Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet sebesar 5 persen menjadi 10 persen dari angka kredit macet tahun 2017 yang mencapai 15 persen.

“Memang 15 persen secara gross, itu sudah turun dari awal tahun yang menyentuh 19,5 persen. Sedangkan nett-nya sudah 4 persen pada bulan ini, dan kami harap akan terus turun,” ujar Direktur Utama Bank Papua, F. Zendrato seperti yang dilansir dari tabloidjubi.com, Jumat, (29/12)

Upaya menurunkan NPL tersebut dengan cara melakukan penagihan dan penjualan aset atau lelang yang telah dijaminkan.

“Tak ada upaya lain selain menagih dan menjual yang diagunkan. Saat ini ada beberapa yang akan kami lelang, itu semua sesuai dengan persyaratan hukum, kami juga memberikan kesempatan bagi debitur,” tambah Zendrato.

Ia mengatakan pemberian kredit saat ini sangat selektif, terutama pembenahan pada pokok permasalahan seperti standar operasional prosedur (SOP), sumber daya manusia, kebijakan atau aturan main kredit.

OJK terus mengawal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua hingga kini masih mendampingi Bank Papua agar NPL berkurang dari angka kredit macet sempat mencapai 19 persen di awal tahun.

“Status NPL saat ini masih waspada, dan masih kita pantau, setiap dua minggu sekali, masih dilakukan pengawasan ketat terhadap Bank Papua,” ujar Kepala OJK Papua, Misran Pasaribu.

OJK mengharapkan agar Bank Papua ini semakin membaik pada tahun 2018 mendatang. Ia mengakui saat ini kondisi kredit bermasalah Bank Papua sudah mulai membaik dibanding enam bulan yang lalu. “Selain itu angkanya pun terus menurun,” ujar Misaran.

Ia dan jajarannya terus meminta manajemen Bank Papua tidak lagi menyalurkan kredit di luar wilayah Papua dan fokus untuk menyalurkan pembiayaan bagi pengusaha Papua. (RA/yi)