2 Tahun Nawacita: Pengangguran Terbuka Paling Rendah Sejak Era Reformasi

kUNJUNGAN MENTERI KETENAGAKERJAAN: Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (tengah) di Kantor Media Group, Kedoya, Jakarta, Selasa (11/11). Kunjungan Menteri Hanif Dhakiri dalam rangka silaturahmi dan perkenalan program-program kementerian.

INFONAWACITA.COM – Jumlah pengangguran terbuka tahun ini adalah yang terendah sejak 1999. Angka pengangguran terbuka tahun 2016 hanya 5,5 persen atau 7,02 juta orang, turun dibanding 7,45 juta orang atau 5,81 persen di tahun 2015.

“Ini adalah angka terendah pengangguran sejak reformasi 1999” kata Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dalam press briefing “Dua Tahun Pencapaian Pemerintahan Jokowi-JK” di Kantor Staf Presiden kemarin.

Padahal, kata Hanif lebih lanjut, dari data Badan Pusat Statistik pada Februari 2016, angkatan kerja di Indonesia mencapai 127,67 juta jiwa. Dari jumlah itu, 60,38 persen merupakan lulusan SMP ke bawah. “Pemerintah gencar meningkatkan kualitas SDM, karena kalau kita lihat angkatan tenaga kerja kita, masih banyak yang harus ditingkatkan kompetensinya,” kata Hanif.

Hanif menyebut prioritas Kemnaker adalah memberdayakan Balai Latihan Kerja sebagai wahana pelatihan kompetensi dengan program 3R yakni reorientasi, revitalisasi, dan rebranding.

“Program 3R mulai terlihat membawa perubahan positif di Balai-balai Latihan Kerja di Indonesia. Alat pelatihan, kurikulum dan fasilitas pelatihan kerja terus dibenahi dengan aneka peralatan modern sesuai perkembangan teknologi serta kebutuhan industri,” kata Hanif.

Sementara melalui Desa Migran Produktif Kemnaker meluncurkan program pelatihan bagi Tenaga Kerja Indonesia di kantong-kantong TKI. Pelatihan itu dilakukan di 100 desa basis TKI yang tersebar di 50 kabupaten/kota dengan mempertimbangkan potensi masing-masing masyarakat desa.

Instruktur untuk pelatihan itu dipilih dengan kompetensi terbaik. “Desa merupakan sumber rekrutmen utama calon-calon buruh migran. Kehadiran pelayanan di level paling bawah ini menjadi sangat penting,” kata Hanif.(DS)