18 Jenazah TKI Korban Kecelakaan Kapal Ditemukan di Bintan & Batam

Petugas mengevakuasi korban meninggal tenggelamnya kapal yang mengangkut sejumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) di Teluk Mata Ikan, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (2/11). Kapal yang mengangkut 98 orang TKI dan tiga ABK yang berlayar dari Malaysia tenggelam di Perairan Nongsa, Batam dengan korban selamat 39 orang, 18 meninggal dunia dan 44 orang masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian petugas gabungan. ANTARA FOTO/M N Kanwa/aww/16.

INFONAWACITA.COM – Sebanyak 18 jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) korban kecelakaan kapal di Johor Malaysia ditemukan di sekitar perairan Bintan dan Batam sejak Jumat (27/1) lalu.

Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengungkapkan, sebanyak 17 jenazah ditemukan dalam kondisi utuh, satu jenazah hanya berupa potongan tubuh saja. “Yang ditemukan di perairan Bintan sebanyak 14 jenazah, yaitu 12 laki-laki dan dua perempuan. Sedangkan yang ditemukan di perairan Batam sebanyak empat jenazah, semuanya laki-laki,” jelas Sam, Minggu (29/1).

Saat ini semua jenazah berada di RS Bhanyangkara Polda Kepri untuk dilakukan proses identifikasi. Sam menyatakan, kepolisian akan menginformasikan kepada masyarakat apabila jenazah teridentifikasi, dan akan berkoordinasi dengan BP3TKI Tanjungpinang untuk penyerahan jenazah ke keluarganya.

Sementara itu, data dari KJRI Johor, total ditemukan 33 korban di Mersing Johor. Sebanyak 25 orang ditemukan meninggal, delapan orang selamat. Delapan orang yang selamat ini adalah lima laki-laki dan dua perempuan WNI, serta seorang laki-laki warga negara Malaysia. Total jumlah korban sebanyak 51 orang, baik dalam kondisi hidup atau meninggal. Hingga kini belum dipastikan berapa jumlah penumpang kapal tersebut. Kecelakaan kapal pengangkut TKI ini terjadi pada 23 Januari lalu, pukul 09.17 waktu setempat. (ANT/AR)