Selama Tahun 2017, Pemerintah Laksanakan 245 Proyek Infrastruktur

foto: aktual.com

INFONAWACITA.COM – Pemerintah pusat pada 2017 melaksanakan 245 proyek pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia mulai dari pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan dan lain-lain.

“Adapun nilai investasi dari ratusan proyek pembangunan dan dua program tambahan mencapai Rp4.197 triliun,” kata Kepala Sub Divisi Anggaran dan Akuntansi Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN) Kementerian Keuangan Goklas TP di Sukabumi, Kamis (9/11).

Adapun ratusan proyek yang tengah dikerjakan tersebut, yakni 74 proyek pembangunan jalan, 23 proyek infrastruktur kereta api, 10 proyek pelabuhan, delapan proyek bandara, 30 proyek kawasan industri, tiga proyek perumahan, 54 proyek bendungan dan lain-lain.

Sementara dua program seperti listrik dan industri pesawat. Menurutnya, tingginya pembangunan yang dilakukan pemerintah pusat di seluruh Indonesia ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi warga, menurunkan biaya logistik, meningkatkan investasi dan tentunya menciptakan lapangan pekerjaan.

LMAN yang mempunyai perencanaan pendanaan dan pendayagunaan lahan landbank serta pembayaran ganti rugi pengadaan tanah mendapatkan penyerta modal negara (PMN) pada 2016 sebesar Rp16 triliun dan untuk 2017 bertambah dua kali lipat menjadi Rp32 triliun.

“Kami di sini bertugas untuk membiayai pengadaan lahan, namun untuk pembangunannya dilakukan lembaga lain. Sehingga nantinya, lahan yang digunakan untuk proyek pembangunan ini dicatat dan dimasukan sebagai aset negara,” katanya.

Goklas mengatakan, pengadaan lahan untuk pembangunan selalu menjadi salah satu penghambat, tetapi pihaknya siap mencairkan pembiayaan setelah pemerintah dan unsur terkait salah satunya pemilik lahan sudah membekukan nilai setiap bidang tanah.

Tidak Ada Kendala

Namun, selama ini tidak ada kendala yang berarti sehingga proyek pembangunan tidak berjalan dengan lancar.

Di sisi lain, khususnya untuk Sukabumi yang tengah dibangun proyek Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dana untuk pengadaan lahannya mencapai Rp1 triliun untuk tahap I dan II.

“Sementara tahap III dan IV akan dimasukan pada anggaran 2018 yang nilainya masih dalam perhitungan,” katanya. (ANT/HG)