Polis Malaysia Bersama Polri Tangkap Tersangka TPPO di Sarawak Malaysia

INFONAWACITA.COM – Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri bekerja sama dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM) berhasil menangkap seorang tersangka pelaku TPPO atau Trafficking bernama Andi Afandi.

Kepala Subdit IV Tipidum Bareskrim Polri, Kombes Pol Ferdi Sambo mengatakan dalam penangkapan Andi, PDRM juga mengamankan 4 korban TPPO di Sibu, Sarawak, Malaysia. (baca: Satgas TPPO Tangkap Pelaku Penjualan Anak dibawah Umur )

“Tersangka Andi Afandi berperan sebagai germo. Dalam penangkapan itu PDRM menyelamatkan 4 korban TPPO masing-masing, R (24) dan K (22) asal Jawa Barat, LC (21) asal Medan, Sumatera Utara, dan DWS (33) asal Surabaya, Jawa Timur,” kata Ferdi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (12/1).

Selanjutnya, kata Ferdi, pihaknya akan berkoordinasi dengan PDRM, Konsulat Jenderal RI (KJRI) Kuching di Sarawak dan Kasubdit PPA Polda Kalimantan Barat untuk memulangkan ke-4 korban TPPO dan tersangka AA. “Kami masih berkoordinasi dengan PDRM dan KJRI di Kuching, Sarawak Malaysia untuk memulangkan ke-4 korban TPPO dan tersangka Andi Afandi,” kata Ferdi.

Sebelumnya, Satgas TPPO mengamankan seorang pelaku TPPO Reni Sulastri (41) di Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (7/1) lalu. (baca: Trafficking Bermula Dari Iming-Iming Pekerjaan dengan Upah Tinggi )

Menurut Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Agus Andrianto, Reni diketahui sebagai perekrut dua korban TPPO berinisial NIM (16) dan N (15) yang dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK) di Bintulu, Kuching, Malaysia.

“Dari pengakuan kedua korban, mereka dijanjikan Reni (41) pekerjaan sebagai pelayanan restoran di Malaysia dengan upah besar, namun kenyataannya mereka dijadikan PSK,” kata Agus. (AK/ANT)