Pembangunan Jalur Rel Ganda Bogor-Sukabumi Dimulai 10 November

foto: Youtube.com (ridwan akbar)

INFONAWACITA.COM – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan total investasi proyek jalur ganda kereta api relasi Bogor-Sukabumi diperkirakan mencapai Rp1,1 triliun dan akan dimulai pada 10 November tahun ini.

Investasi tersebut bersumber dari APBN dengan skema tahun jamak selama tiga tahun.

“Untuk tahap pertama 2018 akan kita keluarkan Rp200 miliar, tapi total Rp1,1 triliun, bertahap tiga tahun,” kata Budi di Sukabumi, Selasa (7/11).

Budi mengatakan untuk pengerjaan Tahap 1, yaitu mengurangi kemiringan jalur serta memperbaiki jalur-jalur curam dan miring, seperti di Cicurug.

Hal itu agar bisa mempercepat waktu tempuh antara Bogor dan Sukabumi yang ditargetkan dari dua jam lebih menjadi 1,5 jam, sementara itu dengan jalur darat, yaitu lima jam.

Menurut Budi, dengan mempercepat waktu tempuh akan membuat KA Bogor-Sukabumi lebih kompetitif, sehingga bisa mendongkrak pariwisata.

“Mana mau orang naik kendaraan segitu lama, mana mau orang untuk wisata ke sini, untuk kuliner di sini. Dengan adanya ‘double track’ jalur ganda, kita buat tidak lebih dari dua jam, hanya sejam 30 menit,” katanya.

Penambahan Rangkaian Kereta 

Selain itu, Budi mengatakan akan meningkatkan kapasitas dengan menambahkan rangkaian kereta yang tadinya hanya enam kereta dalam satu rangkaian menjadi 12 rangkaian.

Dengan demikian, penumpang terangkut bisa terdongkrak dari 3.500 orang per hari menjadi 12.000 orang per hari.

Sementara itu, saat ini perjalanan kereta api relasi Bogor-Sukabumi saat ini dilayani oleh KA Pangrango dengan jumlah perjalanan sebanyak 3 kali pulang pergi (PP).

Budi menargetkan jalur ganda sepanjang 38 kilometer bisa beroperasi pada akhir 2019. (ANT/HG)