Menag: Melalui Teknologi, Santri Diharapkan Bisa Tularkan Islam Nusantara

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (foto: istimewa)

INFONAWACITA.COM– Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan jika dunia pesantren dapat menjadi garda terdepan dalam mewarisi dan menularkan Islam nusantara melalui perkembangan teknologi.

Menurut Lukman, para santri sebagai umat muslim muda yang moderat harus mampu berinovasi untuk menghadapi tantangan di masa depan. Misalnya saja dengan memanfaatkan teknologi.

“Tantangan nilai Islam yang moderat (washatan), Islam nusantara harus mampu dirawat, dengan memanfaatkan teknologi,” kata Lukman di sela peringatan hari santri nasional di Semarang seperti dikutip dari Kompas.com pada Minggu (22/10).

Pasalnya kata Lukman, wajah pesantren adalah wajah Islam Indonesia di mana dengan jumlah umat terbesar yang diwariskan oleh para ulama moderat di Indonesia. “Itulah wajah Indonesia,” kata Lukman.

Islam Nusantara Cermin Islam Dunia

Dengan begitu Indonesia yang jumlah umat muslimnya terbesar di dunia juga dapat menjadi cerminan dari wajah muslim dunia. Maka dari itu ia pun meminta para santri untuk dapat memberikan wajah keislaman dunia yang moderat melalui perkembangan teknologi.

Melalui teknologi kata Lukman, tidak ada batas wilayah administratif sehingga para santri bisa mengkampanyekan Islam nusantara sebagai cerminan Islam dunia.

Oleh karena itu, para santri diminta untuk dapat mengisi ruang digital itu dengan terus menyebarkan konten-konten positif.

“Harus menguasai media sosial. Kalau tidak akan diisi oleh mereka yang bertolak belakang dari warisan ulama,” ucap dia.

Peringatan hari santri nasional sendiri ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) jatuh setiap tanggal 22 Oktober. Sejak diresmikan pada 22 Oktober 2015, hari santri menjadi simbol dari semangat jihad keindonesiaan para pendahulu.

“Semangat kebangsaan, cinta Tanah Air, rela berkorban untuk bangsa dan negara,” ujar Presiden Jokowi saat Deklarasi Hari Santri Nasional di Masjid Istiqlal, Jakarta seperti dikutip dari sindonews.com Kamis (22/10/2015).(DS)