Kakorlantas Polri Tidak Setuju Rencana Gubernur DKI Jakarta

foto: aktual.com

INFONAWACITA.COM – Kepala Korps Lalu Lintas Markas Besar Polisi Republik Indonesia (Kakorlantas Mabes Polri) Irjen Royke Lumowa tidak setuju akan rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mencabut penghapusan larangan sepeda motor melintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Karena menurut Kakorlantas kebijakan tersebut sudah dikaji betul oleh pemerintahan Provinsi DKI Sebelumnya.

Pada 2014 lalu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan pelarangan sepeda motor untuk melintasi Sudirman-Thamrin. Keputusan itu didasari data banyaknya kecelakaan yang menimpa pemotor.

“Kalau motor boleh diberlakukan melintas di sana sama saja tidak membudayakan. Semua ada sebab akibat, ada untung rugi saya kira pemerintah sudah melihat ke arah sana ya,” ujar Royke seperti dikutip melalui laman merdeka.com di Jakarta, Senin (13/11).

Bahkan Royke mengaku tidak tahu dengan alasan apa Gubernur DKI berencana menghapus kebjiakan tersebut.

“tapi saya nggak tau alasan beliau apa ya,” katanya.

Transportasi Umum

Kakorlantas menilai untuk Kota sekelas Jakarta, sangat membutuhkan transportasi umum yang mampu mengangkut banyak orang.

“Ya kalau itu mengesampingkan angkutan umum enggak setuju, tetap harus mengutamakan angkutan umum angkutan umum harus dibesarkan,” katanya.

Untuk itu Royke menilai Pemprov DKI lebih mengutamakan kendaraan umum buat transportasi masyarakat. Bukan  membebaskan kendaraan pribadi.

“Kalau tanya ke saya saya bagaimanapun juga di kota metropolitan seperti ini kendaraan umum harus diutamakan daripada kendaraan pribadi seperti mobil, terus nomor dua, nomor utama adalah kendaraan umum harus dibesarkan seperti dulu di zaman Hindia Belanda dulu kita banyak kereta api,” bebernya. (HG)