Indonesia dan Tiongkok Kembali Kerja Sama di Bidang Energi

Indonesia perkuat kerjasama dalam bidang energi dalam "The 5th Indonesia-China Energy Forum (ICEF V)" di Jakarta pada Senin (13/11). (foto: Kementerian ESDM)

INFONAWACITA.COM – Pemerintah Indonesia dan pemerintah Tiongkok kembali menjalin kerja sama dalam bidang energi setelah tujuh tahun terhenti. Diharapkan kerja sama ini dapat membuka sebesar-besarnya investasi di sektor kelistrikan, pertambangan, minyak dan gas bumi, serta Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk kedua negara.

Hal ini diungkapkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan saat membuka “The 5th Indonesia-China Energy Forum (ICEF V)” di Jakarta pada Senin (13/11).

“Ini adalah forum yang kelima, di mana terakhir dilaksanakan 2010 di Tiongkok (China). Sebagai negara yang sudah bisnis dan berinvestasi satu dengan yang lain Presiden (Jokowi) menekankan bahwa kita juga tetap menerima dan welcome tentang investasi asing termasuk investasi Tiongkok ke Indonesia dan sebaliknya dengan prinsip saling menguntungkan,” ujar Jonan.

Pada penyelenggaraan ICEF ke-5 ini juga ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan kerja sama bidang energi dan sumber daya mineral sebagai landasan awal.

Kerja sama di sektor energi dan sumber daya mineral yang akan digenjot kembali, antara lain hulu migas, infrastruktur ketenagalistrikan, batu bara, dan energi baru terbarukan (EBT). Pertemuan kali ini diikuti 96 perusahaan dari China dan 40 perusahaan Indonesia.

Setelah penandatanganan kerja sama ini akan dilanjutkan pertemuan antara kedua belah pihak untuk membahas lebih lanjut proyek-proyek yang akan digarap. Jonan berharap dalam diskusi working group dapat dihasilkan sesuatu yang konkret dan nyata. “Tidak hanya diskusi-diskusi terlalu panjang. Jadi dikerjakan apa yang bisa dilakukan secepat-cepatnya,” kata Jonan. (DS/yi)