Generasi Milenial dan Z Mesti Tiru 5 Semangat Kepahlawanan Ini

Ilustrasi (foto: icampusindonesia.com)

INFONAWACITA.COM – Hari Pahlawan kembali diperingati. Berdasarkan catatan, lahirnya salah satu hari bersejarah di Indonesia itu berawal dari peristiwa gagah beraninya para pejuang pada 10 November 1945. Dikenal sebagai Pertempuran Surabaya, mereka mengorbankan segalanya demi tegaknya Sang Saka Merah Putih yang tercinta.

“Jangan sekali-sekali melupakan sejarah, Jas Merah,” kata Bung Karno dalam pidatonya pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia, 17 Agustus 1966 silam.

Tapi kemudian, seperti apa sih sebenarnya semangat yang perlu diteladani generasi penerus bangsa dari para veteran kita? Sebagai generasi milineal dan generasi Z, mesti menyimak dan mencontoh lima semangat yang patut ditiru ini supaya tidak terus dituduh sebagai ‘generasi mecin’, guys… Berikut daftarnya, dikutip dari berbagai sumber:

1. Semua Demi Indonesia
Semua demi Indonesia. (foto: intrens.com)

Para pahlawan mengusir penjajah dari bumi pertiwi, bukan untuk dirinya sendiri. Tapi demi bangsa dan negaranya. Demi masa depan anak hingga cucu mereka. Mereka, para veteran itu hanya menginginkan agar anak cucunya menjadi warga negara dan bangsa yang merdeka. Berlandaskan pada UUD 1945, Pancasila dan yang juga paling penting: Bhineka Tunggal Ika, Berbeda-beda Tapi Tetap Satu, Indonesia.

2. Peka terhadap Lingkungan
Kepekaan sosial melintasi perbedaan agama. (foto: Kompas.com)

Apa yang terjadi jika saat ini masih ada penjajah? Pastinya kita tak mungkin bisa santai hang out. Atau juga asyik main medsos. Kita tidak mungkin bebas melakukan banyak hal seperti saat ini.

Nah, para pahlawan peka terhadap lingkungan saat itu. Mereka tidak terima saat melihat sekitarnya terjadi banyak penindasan oleh penjajah. Untuk itu, para pahlawan mau menyerahkan semua yang mereka miliki demi kemerdekaan: para pejuang memiliki kepekaan terhadap kondisi bangsa dan negaranya.

Jadi, pekalah terhadap lingkungan sekitar kita. Minimal di sekitar rumah kamu.

3. Aplikasikan Ilmu Pengetahuan
Petugas memeriksa alat Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di kantor Pembangkit Jawa Bali, Jakarta, Selasa (9/8/2016). PLTB merupakan alternatif sistem pembangkit listrik dengan memanfaatkan energi baru terbarukan (renewable energy) yaitu angin sebagai sumber utama sehingga dapat dibangun di dekat pantai yang memiliki kekuatan angin besar. (Antara/Muhammad Adimaja)

Semangat lainnya dari para pahlawan adalah mereka merupakan sosok yang ingin mewujudkan mimpinya dengan ilmu pengetahuan. Sama halnya dengan para perumus Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, para pahlawan bangsa ini bukan hanya sosok yang beretorika dan mengandalkan semangat saja, tapi juga memiliki ilmu pengetahuan.

Misalnya saja Bung Karno dan Bung Hatta. Bapak bangsa ini bukan sekadar sosok yang mengambil jalan pintas dan sekadar berteriak-teriak saja. Mereka juga berpikir strategis, taktis dan memahami setiap masalah.

Darimana mereka mendapatkannya kalau bukan dari ilmu pengetahuan, kan?

4. Apapun Kondisinya, Life Must Go On
Gosok keliling di Kota Bekasi milik Adel Herawati (32) saat ditemui Kompas di kediamannya daerah Pekayon, Kota Bekasi, Jumat (21/7/2017). (foto: KOMPAS.COM/Anggita Muslimah)

Semangat lain dari para pahlawan yang harus tetap dilestarikan adalah semangat untuk berkarya, berjuang, dan berkorban. Para pahlawan itu adalah yang mengubah cita-cita menjadi kata-kata, mengubah kata-kata menjadi perbuatan, perbuatan menjadi karya, dan karya menjadi manfaat.

Jadi, kalau misanya sedang galau, jangan sekedar ngegalau dengan meratap-ratap saja, yaa… Tapi justru gunakan energi galau itu menjadi energi yang positif. Misalnya, menciptakan karya seni tulis, patung, mural, lukisan atau bahkan dengan nge-vlog.

5. Sinergi
Kerja bersama. (foto: jayjjenkins.com)

Bisa dibayangkan jika para pahlawan bangsa ini egois. Sendiri-sendiri saja saat melawan penjajah. Pasti butuh waktu lebih lama untuk Indonesia merdeka.

Nah, menyadari bahwa bersatu kita teguh dan bercerai kita runtuh, para pahlawan bersatu lalu membuat jaringan yang memiliki satu tujuan yaitu memerdekakan bangsa dan negara ini.

Semangat kesanggupan untuk bersinergi ini harus diserap. Kemampuan dan kemauan untuk bekerjasama dengan semua pihak. (ZH/yi)